SUMENEP Lintasmadura.id – Sebanyak 21 prajurit Yonif 931/JKT mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 yang berlangsung di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Selasa (2/6/2026). Keikutsertaan para prajurit tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI dalam meneguhkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kesatuan bangsa.
Upacara yang berlangsung khidmat itu dipimpin oleh Bupati Sumenep dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, serta berbagai elemen masyarakat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh tertib dan rasa nasionalisme.
Bagi jajaran Yonif 931/JKT, peringatan Hari Lahir Pancasila memiliki makna yang lebih dari sekadar seremoni tahunan. Momentum tersebut menjadi sarana untuk mengingat kembali pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama di tengah dinamika dan tantangan yang terus berkembang.
Salah seorang prajurit Yonif 931/JKT yang hadir dalam upacara menyampaikan bahwa Pancasila merupakan pedoman utama dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, kami semakin memahami pentingnya menjaga persatuan serta menjalankan tugas dengan penuh dedikasi demi mempertahankan keutuhan NKRI,” ungkapnya di sela kegiatan.
Komandan Yonif 931/JKT, Mayor Inf Aditya Danang, menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat komitmen terhadap ideologi negara yang telah menjadi pemersatu Indonesia sejak kemerdekaan.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus terus dijaga dan diterapkan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam pelaksanaan tugas prajurit TNI.
“Pancasila adalah fondasi utama bangsa Indonesia. Sebagai prajurit, kami memiliki tanggung jawab untuk menjaga, mengamalkan, dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap tugas serta kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi bangsa saat ini menuntut setiap prajurit memiliki profesionalisme yang tinggi sekaligus pemahaman ideologi yang kuat. Oleh karena itu, pembinaan karakter kebangsaan, semangat nasionalisme, dan loyalitas terus ditanamkan kepada seluruh personel.
“Prajurit TNI harus tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara, mempertahankan persatuan bangsa, serta mengawal nilai-nilai Pancasila agar tetap hidup di tengah masyarakat,” tegasnya.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 tersebut, Yonif 931/JKT menegaskan kesiapannya untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan, stabilitas, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila.














