MALANG Lintasmadura.id– Komitmen dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja terus diperkuat SMKN 1 Kalianget melalui berbagai program pembelajaran berbasis industri. Salah satunya diwujudkan melalui kunjungan industri yang diikuti 24 siswa Program Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) ke PT Giriburing Adiraya, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kota Malang tersebut menjadi kesempatan berharga bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat dunia konstruksi profesional. Mereka tidak hanya memperoleh materi dari pihak perusahaan, tetapi juga melihat secara langsung proses pembangunan yang sedang berlangsung di lapangan.
Dalam kunjungan tersebut, para siswa diajak meninjau proyek pembangunan rumah yang dikerjakan PT Giriburing Adiraya di kawasan Jalan Raya Ki Ageng Gribig. Dari lokasi proyek, peserta dapat mengamati berbagai tahapan pekerjaan konstruksi, mulai dari perencanaan, pengelolaan pekerjaan, hingga penerapan standar keselamatan dan kualitas bangunan.
Ketua Program Keahlian DPIB SMKN 1 Kalianget, Nia, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk memperkuat keterkaitan antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia industri.
“Pembelajaran tidak cukup hanya dilakukan di dalam kelas. Siswa perlu mendapatkan pengalaman langsung agar memahami bagaimana ilmu yang mereka pelajari diterapkan dalam dunia kerja yang sesungguhnya,” ujarnya.
Menurutnya, pengalaman lapangan menjadi salah satu sarana efektif dalam membangun kompetensi teknis sekaligus membentuk karakter profesional siswa. Dengan melihat langsung aktivitas industri, peserta didik dapat memperoleh gambaran nyata mengenai tantangan dan tuntutan yang akan mereka hadapi setelah lulus nanti.
Di sisi lain, pihak perusahaan menyambut positif kunjungan tersebut. Perwakilan PT Giriburing Adiraya, Imam, menilai kolaborasi antara sekolah dan industri memiliki peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Industri membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki disiplin, etos kerja, kemampuan berkomunikasi, dan tanggung jawab yang tinggi,” katanya.
Sepanjang kegiatan, suasana berlangsung interaktif. Para siswa tampak aktif berdiskusi dengan tim proyek, mengajukan pertanyaan seputar pekerjaan konstruksi, hingga menggali informasi mengenai peluang karier di bidang bangunan dan infrastruktur.
Melalui kunjungan industri ini, SMKN 1 Kalianget kembali menegaskan perannya sebagai sekolah vokasi yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja. Program tersebut diharapkan mampu memperluas wawasan peserta didik, meningkatkan kesiapan kerja, serta melahirkan lulusan yang unggul, profesional, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di masa














