DPKS Gelar Pelatihan Karya Ilmiah, Dorong Guru Sumenep Jadi Pelopor Literasi

- Penulis

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP Lintasmadura.id – Upaya memperkuat budaya literasi di lingkungan pendidikan terus dilakukan di Kabupaten Sumenep. Salah satunya melalui Pelatihan Menulis Karya Ilmiah bagi Guru SD dan SMP yang diselenggarakan Dewan Pendidikan dan Kebudayaan Sumenep (DPKS) di Gedung Ki Hajar Dewantara, Selasa (2/6/2026).

 

Kegiatan yang mengusung tema Pendidikan Digital, Pendidikan Bahasa Madura, dan Pendidikan Ramah Anak tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Mohamad Iksan, S.Pd., M.T., serta diikuti puluhan guru dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumenep.

 

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menulis karya ilmiah sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan tersebut, para pendidik didorong untuk lebih aktif menuangkan gagasan, inovasi, dan pengalaman mengajar ke dalam karya tulis yang bermanfaat bagi dunia pendidikan.

 

Ketua DPKS Sumenep, Dr. Mulyadi, M.Pd., menegaskan bahwa penguatan literasi harus dimulai dari para guru sebagai garda terdepan pendidikan. Menurutnya, kemampuan menulis yang baik tidak dapat dipisahkan dari kebiasaan membaca yang dilakukan secara berkelanjutan.

 

“Kondisi literasi membaca peserta didik di Indonesia masih menjadi tantangan bersama. Karena itu, diperlukan komitmen seluruh elemen pendidikan untuk terus menumbuhkan budaya membaca dan menulis di lingkungan sekolah,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan bahwa rendahnya minat baca akan berdampak pada kemampuan seseorang dalam menghasilkan tulisan yang berkualitas. Oleh sebab itu, guru diharapkan menjadi teladan sekaligus penggerak literasi di wilayah tugas masing-masing.

 

“Menulis lahir dari kebiasaan membaca. Jika ingin menghasilkan karya yang baik, maka budaya membaca harus terus diperkuat. Saya berharap peserta pelatihan ini dapat menjadi pelopor literasi di kecamatannya masing-masing dan terus konsisten berkarya melalui tulisan,” katanya.

 

Menurut Mulyadi, gerakan literasi tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata. Guru harus mampu menjadi agen perubahan yang menghidupkan tradisi membaca dan menulis, baik di sekolah maupun di tengah masyarakat.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Mohamad Iksan, S.Pd., M.T., mengapresiasi pelaksanaan pelatihan yang dinilai mampu membuka ruang pengembangan kompetensi bagi para guru, khususnya dalam bidang kepenulisan ilmiah.

 

Ia menilai kemampuan menulis karya ilmiah merupakan bagian penting dari profesionalisme guru. Melalui tulisan, berbagai pengalaman, inovasi, serta praktik baik yang dilakukan selama proses pembelajaran dapat terdokumentasi dan menjadi referensi bagi dunia pendidikan.

 

“Kegiatan ini sangat relevan dengan tugas dan fungsi guru. Berbagai pengalaman mengajar, inovasi pembelajaran, maupun praktik baik yang dilakukan di sekolah dapat dituangkan dalam bentuk karya ilmiah yang bermanfaat,” ungkapnya.

 

Menurut Iksan, pelatihan tersebut juga menjadi sarana bagi para guru untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan sistematis dalam menyusun karya tulis berbasis pengalaman dan kajian akademik.

 

“Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada para guru untuk mengeksplorasi pengalaman selama mengajar dan mengolahnya menjadi karya tulis yang memiliki nilai edukatif serta ilmiah,” tambahnya.

 

Ia berharap seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di sekolah masing-masing dan memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Sumenep.

 

“Saya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Semoga dapat menambah pengalaman dan kemampuan guru dalam dunia kepenulisan. Ikuti seluruh proses pelatihan hingga selesai agar manfaatnya benar-benar maksimal,” tuturnya.

 

Melalui kegiatan ini, DPKS bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep berharap semakin banyak guru yang mampu menghasilkan karya ilmiah berkualitas. Selain mendukung pengembangan profesi, karya-karya tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun budaya literasi yang kuat demi mencetak generasi yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing di masa depan.

 

Semangat literasi yang terus tumbuh di kalangan pendidik diyakini akan menjadi investasi penting bagi kemajuan pendidikan, karena satu karya tulis yang lahir dari tangan seorang guru dapat menjadi sumber inspirasi dan pengetahuan bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMKN 1 Kalianget Hadirkan Pembelajaran Lapangan, Siswa DPIB Belajar Langsung di Proyek Konstruksi Malang
Tong-Tong Peccot Ngamox, Dentuman Kebanggaan Batang-Batang yang Menggema dari Tanah Kelahiran
Karnaval Akhir Tahun SDN Batang Batang Daya 1 Gaungkan Semangat Persatuan dalam Keberagaman
Warga Soroti Kontes Ayam Bangkok Berhadiah Fantastis di Jati Lengger, Muncul Dugaan Indikasi Perjudian
Kapolres Pasuruan Blusukan ke Rumah Warga Kurang Mampu di Lumbang, Salurkan Bansos dan Layanan Kesehatan Gratis
Polres Madiun Kota Siagakan 838 Personel Layanan Pengamanan Suroan dan Suran Agung
Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Antarwilayah, Lima Tersangka Pengedar Pil Koplo dan Sabu Diamankan
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Madiun Gelar Bakti Religi Serentak di Sejumlah Tempat Ibadah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:55 WIB

SMKN 1 Kalianget Hadirkan Pembelajaran Lapangan, Siswa DPIB Belajar Langsung di Proyek Konstruksi Malang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:44 WIB

Tong-Tong Peccot Ngamox, Dentuman Kebanggaan Batang-Batang yang Menggema dari Tanah Kelahiran

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:41 WIB

Karnaval Akhir Tahun SDN Batang Batang Daya 1 Gaungkan Semangat Persatuan dalam Keberagaman

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:37 WIB

Warga Soroti Kontes Ayam Bangkok Berhadiah Fantastis di Jati Lengger, Muncul Dugaan Indikasi Perjudian

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:15 WIB

Kapolres Pasuruan Blusukan ke Rumah Warga Kurang Mampu di Lumbang, Salurkan Bansos dan Layanan Kesehatan Gratis

Berita Terbaru