SUMENEP Lintasmadura.id– Suasana Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di lingkungan Polres Sumenep dipenuhi nuansa kebersamaan dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan penyembelihan hewan qurban yang digelar pada Rabu (27/5/2026) pagi di Mapolres Sumenep, Jalan Urip Sumoharjo No. 35, Desa Pabian, Kecamatan Kota, jajaran kepolisian menunjukkan komitmennya untuk terus hadir dan berbagi dengan masyarakat.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Sumenep Anang Hardiyanto bersama Ketua Bhayangkari Cabang Sumenep. Turut hadir Wakapolres Sumenep Haris Darma Sucipto, para Pejabat Utama (PJU), anggota Bhayangkari, serta panitia pelaksana qurban.
Pada perayaan Idul Adha tahun ini, Polres Sumenep menyembelih 10 ekor sapi dan 28 ekor kambing. Hewan qurban tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus bentuk kepedulian keluarga besar Polres Sumenep kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Daging qurban kemudian dibagikan kepada sejumlah lembaga dan warga penerima manfaat, di antaranya Pondok Pesantren Al Amien Pragaan, Pondok Pesantren Al Amien Prenduan, Masjid Al Aliim Sumenep, anggota Polri kurang mampu, yayasan yatim piatu, komunitas penyandang disabilitas, hingga masyarakat sekitar Mapolres Sumenep.
Kapolres Sumenep Anang Hardiyanto menyampaikan bahwa Idul Adha bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat nilai keikhlasan, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama.
“Qurban mengajarkan arti pengorbanan dan keikhlasan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, tidak hanya melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga lewat aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. Semangat berbagi yang ditunjukkan Polres Sumenep di Hari Raya Idul Adha ini menjadi bukti nyata hadirnya institusi Polri sebagai pelindung, pengayom, sekaligus mitra masyarakat dalam menumbuhkan nilai kemanusiaan dan kebersamaan.














