Pemkab Sumenep Dorong Pendidikan Prasekolah Demi Bentuk Generasi Berkualitas

- Penulis

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP Lintasmadura.id– Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Pendidikan terus menggalakkan program wajib belajar satu tahun pendidikan prasekolah sebagai upaya membangun kualitas generasi sejak usia dini.

Program tersebut menyasar anak usia 5 sampai 6 tahun agar memperoleh pendidikan dasar sebelum melanjutkan ke jenjang sekolah dasar (SD).

Hal itu disampaikan dalam kegiatan Akhirussanah KBIT Angkatan XIV dan TKIT Angkatan XVI PAUD IT Bina Cendekia Sumenep yang berlangsung pada Minggu (24/5/2026) dengan tema “Generasi Sehat dan Cerdas Menuju Masa Depan Gemilang.”

Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Kasi Sarana dan Prasarana PAUD dan PNF, Hariyanto, mengatakan pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter serta kesiapan belajar anak.

Ia juga mengapresiasi para orang tua yang telah berupaya memberikan pendidikan terbaik bagi putra-putrinya sejak dini.

“Atas nama Dinas Pendidikan, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh wali murid yang telah berjuang mendidik dan menyekolahkan anak-anaknya,” ujarnya.

Menurut Hariyanto, pemerintah saat ini terus berupaya meningkatkan angka partisipasi pendidikan usia dini melalui program wajib belajar satu tahun prasekolah.

Karena itu, masyarakat diminta memastikan anak usia 5–6 tahun telah mengikuti pendidikan di lembaga PAUD maupun TK yang tersedia di lingkungan sekitar.

Ia menilai keberadaan lembaga pendidikan usia dini di wilayah Kecamatan Kota Sumenep saat ini sudah cukup memadai dan mudah dijangkau masyarakat.

“Pendidikan prasekolah sangat penting untuk menyiapkan kesiapan mental dan kemampuan belajar anak sebelum masuk sekolah dasar,” katanya.

Selain fokus pada pembelajaran akademik, Hariyanto turut mengapresiasi lembaga pendidikan yang aktif menanamkan nilai agama dan pembentukan karakter kepada peserta didik.

Ia pun memberikan motivasi kepada para siswa agar terus semangat meraih cita-cita di masa depan.

“Selamat kepada anak-anak yang hari ini telah menyelesaikan tahap pendidikan awalnya. Teruslah belajar dan raih impian setinggi mungkin,” tambahnya.

Di sisi lain, Ketua Pembina Yayasan Bina Cendekia, Agus Priyandoko, menyoroti tantangan pendidikan anak di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

Menurutnya, anak-anak saat ini tumbuh di era modern yang sangat dekat dengan penggunaan teknologi sehingga membutuhkan penguatan nilai spiritual dan karakter dari lingkungan keluarga.

“Anak-anak sekarang hidup di era digital. Karena itu, penguatan akidah, spiritual, dan karakter menjadi hal yang sangat penting,” ungkap Agus.

Ia menegaskan kecerdasan intelektual tidak akan cukup tanpa dibarengi pendidikan moral dan nilai keagamaan yang kuat.

Mengutip pandangan Imam Ghazali, Agus menyampaikan bahwa anak merupakan amanah yang harus dijaga serta dididik dengan baik oleh orang tua.

Karena itu, keluarga memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi yang cerdas, berakhlak, dan memiliki keimanan kuat.

“Keberhasilan sejati orang tua bukan hanya soal pencapaian pribadi, tetapi ketika mampu menghadirkan anak-anak yang saleh dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Agus juga mengingatkan bahwa teknologi dapat memberikan manfaat besar jika digunakan secara bijak, namun dapat berdampak buruk apabila tanpa pengawasan yang tepat.

Ia mengimbau para orang tua membiasakan anak menjalankan ibadah, membaca Al-Qur’an, disiplin, serta membatasi penggunaan gawai secara berlebihan.

“Semoga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi berilmu, berakhlak mulia, dan mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMKN 1 Kalianget Hadirkan Pembelajaran Lapangan, Siswa DPIB Belajar Langsung di Proyek Konstruksi Malang
Tong-Tong Peccot Ngamox, Dentuman Kebanggaan Batang-Batang yang Menggema dari Tanah Kelahiran
Karnaval Akhir Tahun SDN Batang Batang Daya 1 Gaungkan Semangat Persatuan dalam Keberagaman
Warga Soroti Kontes Ayam Bangkok Berhadiah Fantastis di Jati Lengger, Muncul Dugaan Indikasi Perjudian
Kapolres Pasuruan Blusukan ke Rumah Warga Kurang Mampu di Lumbang, Salurkan Bansos dan Layanan Kesehatan Gratis
Polres Madiun Kota Siagakan 838 Personel Layanan Pengamanan Suroan dan Suran Agung
Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Antarwilayah, Lima Tersangka Pengedar Pil Koplo dan Sabu Diamankan
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Madiun Gelar Bakti Religi Serentak di Sejumlah Tempat Ibadah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:55 WIB

SMKN 1 Kalianget Hadirkan Pembelajaran Lapangan, Siswa DPIB Belajar Langsung di Proyek Konstruksi Malang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:44 WIB

Tong-Tong Peccot Ngamox, Dentuman Kebanggaan Batang-Batang yang Menggema dari Tanah Kelahiran

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:41 WIB

Karnaval Akhir Tahun SDN Batang Batang Daya 1 Gaungkan Semangat Persatuan dalam Keberagaman

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:37 WIB

Warga Soroti Kontes Ayam Bangkok Berhadiah Fantastis di Jati Lengger, Muncul Dugaan Indikasi Perjudian

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:15 WIB

Kapolres Pasuruan Blusukan ke Rumah Warga Kurang Mampu di Lumbang, Salurkan Bansos dan Layanan Kesehatan Gratis

Berita Terbaru