SUMENEP, Lintasmadura.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep mengadakan acara tasyakkuran sekaligus pembubaran panitia pelantikan kepengurusan PCNU yang sebelumnya sukses digelar di Pondok Pesantren Alkarimiyah Braji.
Kegiatan yang berlangsung di kediaman Kepala Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Moh. Saleh, M.Pd., Jumat (22/05/2026) malam itu diwarnai suasana hangat, penuh keakraban, dan semangat kebersamaan antarwarga Nahdliyin.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh NU dan pejabat daerah, di antaranya Ketua PCNU Sumenep KH. Widadi Rahim, KH. Abuya Busyro Karim, Kepala Kemenag Sumenep KH. Abdul Wasid, jajaran pengurus NU, tokoh agama, hingga panitia pelantikan.
Selain sebagai bentuk rasa syukur atas suksesnya pelantikan, kegiatan itu juga menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan agenda organisasi agar lebih baik ke depannya.
Ketua PCNU Sumenep KH. Widadi Rahim mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh selama proses pelantikan berlangsung.
“Keberhasilan pelantikan PCNU Sumenep tidak terlepas dari kekompakan, keikhlasan, dan semangat gotong royong semua pihak. Ini menjadi modal penting bagi kami dalam menjalankan khidmat untuk umat,” ujarnya, Sabtu (23/05/2026).
Menurutnya, kekuatan kebersamaan yang tercipta harus terus dijaga demi memperkuat peran Nahdlatul Ulama di tengah kehidupan sosial masyarakat.
Ia menambahkan, PCNU Sumenep akan terus berupaya hadir memberikan manfaat bagi masyarakat dengan menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, mempererat persaudaraan, dan aktif menjawab berbagai persoalan umat.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, dan diskusi ringan mengenai penguatan program organisasi ke depan. Kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan tersebut menunjukkan soliditas keluarga besar Nahdlatul Ulama di Kabupaten Sumenep tetap terjaga dengan baik.














