SUMENEP, Lintasmadura.id – Pelaksanaan Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berdampak pada rekayasa arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan kawasan pusat kota.
Satlantas Polresta Sumenep memberlakukan penutupan dan pengalihan arus kendaraan pada Sabtu (19/9/2026). Rekayasa tersebut diterapkan untuk menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus memberikan ruang bagi berlangsungnya agenda budaya yang mengusung tema “Keraton Sumenep”.
MEC 2026 dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIB hingga selesai. Pusat kegiatan berada di kawasan depan Labang Mesem Keraton Sumenep, yang diperkirakan menjadi salah satu titik konsentrasi masyarakat dan pengunjung.
Sejumlah akses menuju kawasan kegiatan akan ditutup sementara. Ruas jalan mulai dari kawasan Taman Adipura, depan Keraton Sumenep, hingga simpang kawasan Masjid Agung Sumenep diberlakukan penutupan bagi kendaraan selama kegiatan berlangsung.
Untuk mengurai kepadatan, kendaraan dari berbagai arah akan diarahkan menuju sejumlah jalur alternatif. Di antaranya melalui Jalan Kesehatan, Jalan Panglima Sudirman, serta ruas Jalan Kapten sesuai dengan pengaturan petugas di lapangan.
Satlantas Polresta Sumenep meminta pengguna jalan yang hendak melintas di kawasan pusat kota untuk memperhatikan rekayasa lalu lintas dan mengikuti petunjuk petugas.
Pengendara juga diimbau menghindari ruas jalan yang menjadi lokasi kegiatan apabila tidak memiliki kepentingan di kawasan tersebut. Penggunaan jalur alternatif diharapkan dapat membantu mengurangi potensi penumpukan kendaraan.
Selain itu, masyarakat yang menyaksikan MEC 2026 diminta tetap menjaga ketertiban serta mengutamakan keselamatan selama berada di sekitar lokasi acara.
Satlantas Polresta Sumenep menegaskan bahwa pengaturan lalu lintas dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi yang aman, tertib, dan lancar selama berlangsungnya rangkaian Madura Ethnic Carnival 2026.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi maupun bantuan kepolisian terkait kondisi lalu lintas, dapat menghubungi layanan Call Center 110.
(Redaksi)












