BALI Lintasmadura.id— Ketua Umum DPP LSM Generasi Masyarakat Adil Sejahtera (GMAS) sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal DPP ABPEDNAS, Badrul Amali, SH, MH, menghadiri pertemuan nasional yang digelar di Bali, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus membahas penguatan peran GMAS dan ABPEDNAS dalam mendorong partisipasi masyarakat serta pengawasan terhadap tata kelola pemerintahan, khususnya di tingkat desa.
Pertemuan berlangsung bersamaan dengan agenda pelantikan ASLINAS (Asosiasi Linmas Indonesia). Sejumlah unsur pemerintahan dan penegak hukum disebut turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Jaksa Agung RI ST Burhanuddin, SH, MH, Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel) Kejaksaan Agung RI Prof. Dr. Reda Manthovani, SH, MH, LL.M, para gubernur, serta jajaran pimpinan Kejaksaan Tinggi.
Dalam forum tersebut, pembahasan diarahkan pada optimalisasi tugas dan fungsi ABPEDNAS serta penguatan posisi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam menjalankan fungsi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain itu, forum juga membahas peran organisasi masyarakat sipil, termasuk GMAS, dalam menyerap aspirasi dan mengawal kepentingan masyarakat.
Badrul Amali mengatakan, keikutsertaan GMAS dan ABPEDNAS dalam forum nasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap masyarakat.
«“Kekuatan kita bukan pada nama besar, melainkan pada ketulusan melayani rakyat. Dari desa-desa lah Indonesia dibangun. Melalui BPD yang kuat, ABPEDNAS yang tegas, dan GMAS yang selalu berpihak pada kebenaran, kita pastikan tidak ada warga yang tertinggal,” ujarnya.»
Menurut dia, konsolidasi organisasi tidak berhenti pada forum pertemuan, tetapi diharapkan dapat diterjemahkan melalui kegiatan dan pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pertemuan di Bali tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara organisasi masyarakat, unsur pemerintahan daerah dan aparat penegak hukum dalam konteks peningkatan pengawasan serta tata kelola pemerintahan.
Badrul berharap hasil pertemuan nasional itu dapat ditindaklanjuti oleh jajaran GMAS dan ABPEDNAS di berbagai daerah melalui penguatan kapasitas organisasi dan penyampaian aspirasi masyarakat secara bertanggung jawab.
“Langkah ini bukan sekadar pertemuan, tetapi menjadi bagian dari komitmen untuk membangun negeri dari bawah, bersama-sama,” katanya.












