Bertahun-tahun Dibiarkan Hancur, Jalan Kabupaten di Dusun Loloran Desa Darma Jadi Keluhan Warga

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, Lintasmadura.id – Rabu, 10 Juni 2026Kabupaten Sampang | Kecamatan Camplong | Desa Darma | Dusun Loloran

Kondisi jalan kabupaten di Dusun Loloran, Desa Darma, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, tepatnya di sebelah utara SMP Negeri 1 Camplong, kembali menjadi sorotan masyarakat.

Jalan yang mengalami kerusakan parah tersebut hingga kini belum mendapatkan perbaikan menyeluruh meski keluhan warga telah berlangsung bertahun-tahun.

Jalan tersebut merupakan salah satu akses penting yang menghubungkan beberapa wilayah dan menjadi jalur tembus menuju Batu Karang, Rabasan, dan Poteran, sehingga setiap hari dilalui oleh masyarakat untuk berbagai aktivitas, mulai dari pendidikan, perekonomian hingga transportasi umum.

Warga mengaku kecewa karena ruas jalan tersebut sebelumnya telah diajukan untuk diperbaiki dan bahkan sempat dilakukan pengukuran oleh pihak terkait.

Namun hingga saat ini, realisasi pembangunan yang diharapkan masyarakat belum juga terlihat.

“Sudah pernah diukur panjang dan lebarnya, tetapi sampai sekarang tidak ada kelanjutan.

Kondisi jalan malah semakin parah,” ungkap salah seorang warga.

Menurut warga, perbaikan yang dilakukan selama ini hanya berupa tambal sulam menggunakan batu cor.

Kondisi tersebut justru membuat permukaan jalan tidak rata sehingga menimbulkan guncangan yang mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.

Selain itu, aktivitas dump truk pengangkut sertu dan batu yang melintas setiap hari dari arah utara dan selatan diduga turut mempercepat kerusakan jalan.

Debu yang beterbangan dari kendaraan tersebut juga menjadi keluhan masyarakat dan pengendara sepeda motor yang berada di belakang kendaraan berat tersebut.

Tak hanya itu, warga juga menyoroti kebiasaan sejumlah dump truk yang saat mengalami ban bocor atau kendala teknis, muatan sertu diturunkan atau dibuang di pinggir jalan.

Kondisi ini dinilai mengganggu pengguna jalan, mempersempit badan jalan, serta berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

“Kami berharap ada tindakan nyata.

Jalan ini merupakan akses penghubung ke Batu Karang, Rabasan, dan Poteran yang setiap hari digunakan masyarakat.

Jangan hanya diukur lalu ditinggalkan tanpa kepastian,” ujar salah satu warga.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Sampang melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan permanen dan meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan bertonase berat yang melintas di jalur tersebut.

Warga menegaskan bahwa jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan beberapa desa dan menunjang aktivitas masyarakat.

Karena itu, mereka berharap keluhan yang telah berlangsung bertahun-tahun tidak lagi berhenti pada survei dan pengukuran semata, melainkan diwujudkan dalam pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

(PENULIS TEAM)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMKN 1 Kalianget Hadirkan Pembelajaran Lapangan, Siswa DPIB Belajar Langsung di Proyek Konstruksi Malang
Tong-Tong Peccot Ngamox, Dentuman Kebanggaan Batang-Batang yang Menggema dari Tanah Kelahiran
Karnaval Akhir Tahun SDN Batang Batang Daya 1 Gaungkan Semangat Persatuan dalam Keberagaman
Warga Soroti Kontes Ayam Bangkok Berhadiah Fantastis di Jati Lengger, Muncul Dugaan Indikasi Perjudian
Kapolres Pasuruan Blusukan ke Rumah Warga Kurang Mampu di Lumbang, Salurkan Bansos dan Layanan Kesehatan Gratis
Polres Madiun Kota Siagakan 838 Personel Layanan Pengamanan Suroan dan Suran Agung
Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Antarwilayah, Lima Tersangka Pengedar Pil Koplo dan Sabu Diamankan
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Madiun Gelar Bakti Religi Serentak di Sejumlah Tempat Ibadah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:55 WIB

SMKN 1 Kalianget Hadirkan Pembelajaran Lapangan, Siswa DPIB Belajar Langsung di Proyek Konstruksi Malang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:44 WIB

Tong-Tong Peccot Ngamox, Dentuman Kebanggaan Batang-Batang yang Menggema dari Tanah Kelahiran

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:41 WIB

Karnaval Akhir Tahun SDN Batang Batang Daya 1 Gaungkan Semangat Persatuan dalam Keberagaman

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:37 WIB

Warga Soroti Kontes Ayam Bangkok Berhadiah Fantastis di Jati Lengger, Muncul Dugaan Indikasi Perjudian

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:15 WIB

Kapolres Pasuruan Blusukan ke Rumah Warga Kurang Mampu di Lumbang, Salurkan Bansos dan Layanan Kesehatan Gratis

Berita Terbaru