HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Warga Wujudkan Kemerdekaan Lewat Kerja Nyata

- Penulis

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP Lintasmadura.id— Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk kembali meneguhkan komitmen menghadirkan kemerdekaan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

 

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan pesan tersebut seusai upacara pengibaran bendera Merah Putih, Senin (17/8/2026). Ia menegaskan, kemerdekaan tidak boleh berhenti sebagai peringatan seremonial, tetapi harus diterjemahkan melalui kerja nyata yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

 

Menurut Fauzi, ukuran keberhasilan dalam mengisi kemerdekaan dapat dilihat dari semakin baiknya pelayanan pemerintah, pemerataan pembangunan, peningkatan kesejahteraan, serta terbukanya ruang bagi masyarakat untuk tumbuh dan berkembang.

 

“Kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati dengan upacara. Tugas kita adalah memastikan masyarakat merasakan manfaat kemerdekaan melalui pelayanan publik, pembangunan yang merata, dan kerja nyata.”

 

Fauzi menilai tantangan pembangunan di Sumenep memiliki karakter tersendiri. Selain wilayah daratan, Kabupaten Sumenep juga memiliki kawasan kepulauan yang membutuhkan perhatian agar akses terhadap pembangunan dan pelayanan pemerintah tidak timpang.

 

Karena itu, pemerintah daerah terus didorong untuk memastikan masyarakat di wilayah kepulauan memperoleh hak pelayanan yang sama dengan warga di daratan.

 

“Jarak antarpulau tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan. Pemerintah harus hadir secara adil agar pembangunan dirasakan hingga pelosok dan kepulauan Sumenep.”

 

Ia menambahkan, pembangunan di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, hingga pelayanan publik harus terus diperkuat. Pemerataan menjadi bagian penting dari upaya memastikan seluruh masyarakat menikmati hasil pembangunan.

 

“Kemerdekaan harus dirasakan seluruh masyarakat, termasuk warga di wilayah kepulauan. Tidak boleh ada warga yang merasa berada di pinggir pembangunan hanya karena jarak dan kondisi geografis.”

 

Selain mendorong pemerataan pembangunan, Fauzi mengajak masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan memperkuat persatuan. Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan seluruh unsur masyarakat.

 

Tokoh agama, pemuda, pelaku usaha, akademisi, insan pers, serta masyarakat umum memiliki peran masing-masing dalam menciptakan Sumenep yang semakin maju.

 

“Perbedaan jangan menjadi penghalang, tetapi kekuatan untuk membangun Sumenep. Dengan persatuan dan gotong royong, kita bisa menghadirkan pembangunan yang lebih kuat dan merata.”

 

Bupati juga mengingatkan bahwa bentuk perjuangan di era kemerdekaan telah mengalami perubahan. Generasi saat ini tidak lagi berjuang dengan mengangkat senjata, melainkan menghadapi persoalan sosial dan ekonomi melalui pendidikan, inovasi, kerja keras, serta kepedulian terhadap sesama.

 

“Perjuangan hari ini bukan lagi mengangkat senjata, tetapi meningkatkan pendidikan, memperkuat ekonomi, memperbaiki pelayanan publik, melawan kemiskinan, dan membuka masa depan bagi generasi muda.”

 

Semangat tersebut diharapkan menjadi pijakan bersama dalam mengisi kemerdekaan. Pemerintah daerah bersama masyarakat harus terus bergerak agar pembangunan tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga memberikan perubahan nyata terhadap kualitas hidup warga.

 

Bagi Sumenep, peringatan HUT ke-81 RI menjadi pengingat bahwa perjuangan belum selesai. Setelah para pahlawan berhasil merebut kemerdekaan, tanggung jawab generasi sekarang adalah menjaga persatuan dan mengisinya dengan pembangunan yang adil, inklusif, serta berkelanjutan.

 

Dengan semangat gotong royong, Fauzi berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengambil bagian dalam membangun daerah. Kemerdekaan pada akhirnya bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi tentang memastikan setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh kehidupan yang lebih sejahtera dan masa depan yang lebih baik.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolsek Tamalate Hadiri Dies Natalis ke-35 Poltekpar Makassar, Saksikan Pagelaran tarian Etnis lagu Bugis Makassar.
Modus Coba Motor Malah Dibawa Kabur, Dua Pelaku Ditangkap Polsek Seputih Mataram
Tak Sekadar Berbagi, Jumat Berkah Polsek Punggur Pererat Silaturahmi
Samsat Talang Agung Tetap Kedepankan Pelayanan Humanis, Pemutihan Berakhir Bukan Alasan Turunkan Kualitas
Pemkab Sumenep Tata Birokrasi, Seluruh Posisi Camat dan Sekcam Kini Terisi
Kasus Keributan di SD Inpres Tetebatu, PERAK Soroti Perlindungan Dua Siswa
Lahan Jadi Kendala, Pemkab Sumenep Kejar Percepatan Gerai KDKMP
Pemuda Walmas Desak Bupati Luwu Cabut Hibah Lahan Unanda di Walmas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:51 WIB

Kapolsek Tamalate Hadiri Dies Natalis ke-35 Poltekpar Makassar, Saksikan Pagelaran tarian Etnis lagu Bugis Makassar.

Jumat, 18 September 2026 - 18:44 WIB

Modus Coba Motor Malah Dibawa Kabur, Dua Pelaku Ditangkap Polsek Seputih Mataram

Jumat, 18 September 2026 - 18:42 WIB

Tak Sekadar Berbagi, Jumat Berkah Polsek Punggur Pererat Silaturahmi

Jumat, 18 September 2026 - 18:36 WIB

Samsat Talang Agung Tetap Kedepankan Pelayanan Humanis, Pemutihan Berakhir Bukan Alasan Turunkan Kualitas

Jumat, 18 September 2026 - 13:46 WIB

Pemkab Sumenep Tata Birokrasi, Seluruh Posisi Camat dan Sekcam Kini Terisi

Berita Terbaru