Lahan Jadi Kendala, Pemkab Sumenep Kejar Percepatan Gerai KDKMP

- Penulis

Jumat, 18 September 2026 - 06:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep lintasmadura.id– Persoalan lahan masih menjadi salah satu tantangan dalam percepatan pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Sumenep. Pemerintah Kabupaten Sumenep pun terus mendorong pemerintah desa mencari alternatif lokasi agar pembangunan koperasi tersebut tidak terhenti.

 

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Sumenep, Moh. Ramli, mengatakan, pemerintah desa memiliki sejumlah pilihan untuk memenuhi kebutuhan lahan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Pilihan tersebut antara lain memanfaatkan lahan hibah, menyewa lahan, maupun melakukan pembelian melalui pemerintah desa.

 

“Desa dapat terus melakukan upaya. Bisa melalui hibah, sewa, maupun pembelian yang dilakukan oleh pemerintah desa,” ujar Moh. Ramli, Kamis (17/9/2026).

 

Menurut Moh. Ramli, alternatif lokasi juga dapat berasal dari aset milik pemerintah daerah maupun pemerintah lainnya. Lahan milik Pemkab Sumenep, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, hingga aset kementerian dan lembaga dapat diusulkan untuk mendukung pembangunan gerai KDKMP.

 

Namun, pemanfaatan aset tersebut tetap harus melalui mekanisme dan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

 

Ia menegaskan, penentuan lokasi tidak cukup hanya berdasarkan ketersediaan lahan. Faktor akses menuju lokasi serta luas lahan juga harus menjadi perhatian agar pembangunan gerai beserta fasilitas pendukungnya dapat berjalan optimal.

 

“Yang memenuhi kriteria tentunya ada akses dan luasan yang dipersyaratkan,” katanya.

 

Moh. Ramli menyebutkan, masih terdapat sejumlah KDKMP di Sumenep yang belum dapat melanjutkan proses pembangunan gerai karena belum memiliki lahan yang memenuhi persyaratan.

 

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Sumenep terus berkoordinasi dengan pemerintah desa guna menemukan alternatif lokasi yang memungkinkan.

 

Sementara itu, terhadap gerai KDKMP yang telah selesai dibangun, pemerintah daerah mulai melakukan proses verifikasi dan validasi.

 

Pemeriksaan tersebut mencakup kondisi bangunan beserta berbagai sarana pendukung, di antaranya kendaraan, CCTV, display, pendingin ruangan, dan perlengkapan lainnya.

 

Menurut Moh. Ramli, verifikasi dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas yang telah dibangun sesuai dengan hasil pekerjaan sebelum diserahkan kepada pemerintah desa dan pengurus koperasi.

 

“Pemerintah daerah akan terus mengupayakan ketersediaan lahan,” tegasnya.

 

Ia berharap koordinasi antara Pemkab Sumenep dan pemerintah desa dapat mempercepat penyelesaian persoalan lahan. Dengan begitu, pembangunan gerai KDKMP di berbagai wilayah Sumenep dapat terus bergerak dan dilaksanakan sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Keributan di SD Inpres Tetebatu, PERAK Soroti Perlindungan Dua Siswa
Pemuda Walmas Desak Bupati Luwu Cabut Hibah Lahan Unanda di Walmas
Sumenep Diserbu 1,5 Juta Wisatawan, Event Budaya Jadi Mesin Penggerak Ekonomi
Bappeda Sumenep Petakan Kantong Kemiskinan, Ekonomi Warga Jadi Sasaran Utama
Satreskrim Polresta Sumenep Ungkap Kasus Tindak Pidana Kekerasan Seksual
Lewat PMK, Warga Setia Bakti Sampaikan Keluhan Soal Lampu Jalan, Air Bersih Hingga BBM Kepada Kapolsek
Sumenep-Blitar Jalin Kerja Sama, Bidik Pengembangan Pertanian hingga Kelautan
POLRESTA SUMENEP UNGKAP KASUS NARKOTIKA JENIS SABU DI KANGEAN, SATU ORANG DIAMANKAN
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 07:03 WIB

Kasus Keributan di SD Inpres Tetebatu, PERAK Soroti Perlindungan Dua Siswa

Jumat, 18 September 2026 - 06:55 WIB

Lahan Jadi Kendala, Pemkab Sumenep Kejar Percepatan Gerai KDKMP

Kamis, 17 September 2026 - 22:30 WIB

Pemuda Walmas Desak Bupati Luwu Cabut Hibah Lahan Unanda di Walmas

Kamis, 17 September 2026 - 22:27 WIB

Sumenep Diserbu 1,5 Juta Wisatawan, Event Budaya Jadi Mesin Penggerak Ekonomi

Kamis, 17 September 2026 - 19:27 WIB

Bappeda Sumenep Petakan Kantong Kemiskinan, Ekonomi Warga Jadi Sasaran Utama

Berita Terbaru