SAMPANG, Lintasmadura.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Pacanggaan bersama Karang Taruna menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-I tingkat desa di Balai Desa, Kampung Nanggungan, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan yang direncanakan menjadi agenda tahunan ini mengusung tema “Dengan Semangat MTQ Kita Jadikan Al-Qur’an Guna Membentuk Keluarga Bahagia, Harmonis, dan Mewujudkan Desa Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur.”
Acara dibuka dengan pembacaan Bismillahirrahmanirrahim yang dipimpin Ustaz Hadi. MTQ tersebut diikuti perwakilan dari empat dusun di Desa Pacanggaan. Turut hadir Penjabat (Pj) Kepala Desa Pacanggaan Ahmad Munali, Ketua BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para kepala dusun, PKK, Karang Taruna, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan.
Ketua Panitia MTQ, Rizal Mubarok, menjelaskan bahwa perlombaan berlangsung selama satu hari dengan dua cabang yang dipertandingkan, yakni Tartil Al-Qur’an dan Tahfidz 1 Juz. Sebanyak 20 peserta dari berbagai lembaga madrasah di Desa Pacanggaan ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
“Terima kasih kami sampaikan kepada Pemerintah Desa, seluruh panitia, kepala dusun, serta masyarakat yang telah bergotong royong sehingga kegiatan MTQ ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Rizal dalam sambutannya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Pacanggaan, H. Faros, mengapresiasi kerja keras panitia dan dukungan masyarakat dalam menyukseskan MTQ tingkat desa tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa kegiatan tetap dilaksanakan meski tidak menggunakan anggaran Dana Desa (DD). Menurutnya, MTQ merupakan upaya untuk menggali potensi para santri dan santriwati sekaligus membekali generasi muda dengan nilai-nilai keagamaan.
“Walaupun tanpa anggaran Dana Desa, kegiatan ini tetap kami laksanakan demi membina potensi anak-anak santri dan santriwati agar memiliki bekal agama yang kuat. Kami juga berharap Desa Pacanggaan semakin aktif dalam berbagai program keagamaan,” tutur H. Faros.
Di kesempatan yang sama, Pj Kepala Desa Pacanggaan Ahmad Munali menegaskan komitmen pemerintah desa untuk terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan melalui program pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami berharap MTQ ini mampu memotivasi generasi muda untuk semakin mencintai Al-Qur’an serta melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia,” pungkasnya.












