Polisi Pastikan Tak Ada ‘Pocong Begal’ di Malang, Warga Diminta Tak Terpancing Hoaks

- Penulis

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG Lintasmadura.id – Jagat media sosial belakangan diramaikan dengan kabar kemunculan “pocong abal-abal” yang disebut berkeliaran di wilayah Malang Raya.

Narasi tersebut viral setelah beredar unggahan tangkapan layar status WhatsApp dan video di sejumlah akun media sosial.

Namun, Polres Malang Polda Jatim memastikan hingga saat ini belum ada laporan resmi maupun temuan fakta terkait keberadaan sosok “pocong begal” sebagaimana yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Sampai saat ini belum ada laporan resmi terkait kejadian sebagaimana yang beredar di media sosial,” kata AKP Bambang, Sabtu (23/5/2026).

Menurutnya, narasi yang berkembang justru berpotensi memicu keresahan dan kepanikan di tengah masyarakat apabila disebarkan tanpa kepastian fakta.

“Apabila masyarakat menemukan aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan melalui layanan kepolisian di nomor 110 agar bisa segera ditindaklanjuti petugas,” ujar AKP Bambang.

Ia menegaskan masyarakat tidak perlu panik ataupun melakukan tindakan sendiri terhadap orang yang dicurigai tanpa dasar yang jelas.

Jangan sampai informasi yang belum tentu benar justru menimbulkan keresahan atau tindakan yang melanggar hukum. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan kepada petugas,” lanjutnya.

AKP Bambang menambahkan, patroli rutin kepolisian di wilayah Kabupaten Malang tetap berjalan seperti biasa, termasuk patroli malam hari di kawasan permukiman maupun jalur rawan.

 

“Kami memastikan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Malang sampai saat ini aman dan kondusif,” tegasnya.

Sebelumnya, isu “pocong abal-abal” ramai dibahas warganet setelah sejumlah unggahan media sosial menyebut sosok menyerupai pocong berkeliaran di beberapa daerah di Jawa Timur.

Bahkan, sebagian unggahan mengaitkannya dengan aksi kriminal berkedok kostum menyeramkan.

Meski demikian, Polisi menegaskan masyarakat sebaiknya tidak menyebarkan ulang informasi yang belum dipastikan kebenarannya agar tidak memicu hoaks dan keresahan publik.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antrean Talango-Kalianget Belum Terurai, Disperkimhub Sumenep Siapkan Skema Baru
Sekda Agus Ajak ASN Sumenep Jadikan Donor Darah sebagai Gerakan Kemanusiaan
Polres Lampung Tengah Peringati Haornas 2026, Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Lindungi Masyarakat Dari Abu Vulkanik, Polres Lampung Tengah dan Polsek Jajaran Bagikan Masker Gratis Untuk Warga
Apresiasi kepada Satlantas Polresta Sumenep atas Respons Cepat Penanganan Kecelakaan
Sekda Sumenep Minta ASN Tak Sekadar Rajin Absen, Kinerja dan Inovasi Jadi Ukuran
Satlantas Polresta Sumenep Sapa Pengemudi Bentor di Pelabuhan Kalianget
Bupati Sampang Blusukan ke Rumah Warga Tak Layak Huni, Bantuan Bedah Rumah Langsung Disalurkan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:01 WIB

Antrean Talango-Kalianget Belum Terurai, Disperkimhub Sumenep Siapkan Skema Baru

Rabu, 9 September 2026 - 13:31 WIB

Sekda Agus Ajak ASN Sumenep Jadikan Donor Darah sebagai Gerakan Kemanusiaan

Rabu, 9 September 2026 - 12:48 WIB

Polres Lampung Tengah Peringati Haornas 2026, Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat

Rabu, 9 September 2026 - 12:44 WIB

Lindungi Masyarakat Dari Abu Vulkanik, Polres Lampung Tengah dan Polsek Jajaran Bagikan Masker Gratis Untuk Warga

Rabu, 9 September 2026 - 12:37 WIB

Apresiasi kepada Satlantas Polresta Sumenep atas Respons Cepat Penanganan Kecelakaan

Berita Terbaru