Antrean Talango-Kalianget Belum Terurai, Disperkimhub Sumenep Siapkan Skema Baru

- Penulis

Rabu, 9 September 2026 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Lintasmadura.id — Antrean kendaraan di jalur penyeberangan Talango-Kalianget, Kabupaten Sumenep, kembali menjadi perhatian. Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) menyiapkan pola baru untuk mengendalikan arus kendaraan, termasuk mengatur waktu sandar kapal tongkang.

 

Kepala Disperkimhub Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, mengatakan kepadatan kendaraan memang tidak berlangsung setiap hari. Namun, pada periode tertentu, antrean dapat meningkat cukup signifikan, terutama saat akhir pekan serta momentum keberangkatan dan kepulangan jemaah haji maupun umrah.

 

Menurutnya, kondisi tersebut masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi agar penumpukan kendaraan tidak semakin panjang dan mengganggu mobilitas masyarakat.

 

“Memang tidak setiap hari. Kami akui, permasalahan ini masih menjadi PR,” kata Dadang, Rabu (9/9/2026).

 

Salah satu langkah yang tengah dikaji adalah pengaturan waktu sandar dan keberangkatan kapal tongkang. Skema tersebut diharapkan mampu membuat pergerakan kendaraan lebih teratur sehingga antrean tidak menumpuk pada satu titik pelabuhan.

 

“Nanti kita lihat berapa lama menunggunya, apakah bisa langsung berangkat atau bagaimana. Nanti kita atur skemanya,” ujarnya.

 

Tak hanya menyusun pola operasional penyeberangan, Disperkimhub juga memastikan penempatan petugas di dua titik layanan, yakni Pelabuhan Talango dan Pelabuhan Kalianget. Petugas akan difokuskan untuk membantu mengatur kendaraan ketika terjadi lonjakan pengguna jasa.

 

Pengawasan terhadap kinerja personel juga bakal diperketat. Setiap petugas diwajibkan menyampaikan laporan melalui kamera sebagai bagian dari sistem pemantauan kondisi pelayanan di lapangan.

 

Langkah itu dilakukan untuk memastikan personel benar-benar berada di lokasi dan menjalankan tugas pengaturan arus kendaraan secara optimal. Jika ditemukan pelayanan yang tidak maksimal, Disperkimhub akan memberikan teguran.

 

“Kalau kerja atau pelayanannya tidak maksimal, jelas akan kami tegur,” tegas Dadang.

 

Ia mengakui keterbatasan jumlah personel masih menjadi salah satu kendala dalam pengaturan lalu lintas di jalur penyeberangan Talango-Kalianget. Kendati demikian, sumber daya yang tersedia akan dimaksimalkan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

 

Dadang menilai jalur Talango-Kalianget memiliki peran vital bagi mobilitas masyarakat, khususnya dalam mendukung konektivitas antara wilayah daratan dan kepulauan. Karena itu, kelancaran arus kendaraan menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian serius, terutama ketika terjadi peningkatan volume pengguna jasa.

 

Ia menambahkan, penyelesaian persoalan antrean tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah. Operator kapal tongkang dan masyarakat juga perlu mendukung pola pengaturan yang nantinya diterapkan.

 

“Operator tongkang maupun masyarakat harus mau bekerja sama mewujudkan hal itu,” pungkasnya.

(Redaksi)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Unit Damkar Sumenep Diterjunkan, Kebakaran di Kerta Timur Berhasil Dipadamkan
Kepala Sekolah: Tegas Tanpa Otoriter. bukti kepemimpinan sehat yang tak lahir dari ketakutan.
Polres Lampung Tengah Kawal Pemusnahan Rokok Ilegal, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
PMK Polsek Seputih Banyak Jadi Ruang Warga Sampaikan Aspirasi
Kangean Jadi Perhatian Bappenas, Masa Depan Pembangunan Kepulauan Sumenep Dipetakan
Satreskrim Polresta Sumenep Ungkap Kasus Perkosaan dan Percabulan terhadap Anak Satu Tersangka Diamankan
Hari Pramuka ke-65, Wabup Sumenep Dorong Pramuka Turun Langsung Layani Masyarakat
Antrean Truk KMP HULALO di Kalianget Disorot, KSOP Diminta Tegakkan Mekanisme yang Transparan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:58 WIB

Dua Unit Damkar Sumenep Diterjunkan, Kebakaran di Kerta Timur Berhasil Dipadamkan

Kamis, 10 September 2026 - 21:49 WIB

Kepala Sekolah: Tegas Tanpa Otoriter. bukti kepemimpinan sehat yang tak lahir dari ketakutan.

Kamis, 10 September 2026 - 19:10 WIB

Polres Lampung Tengah Kawal Pemusnahan Rokok Ilegal, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Kamis, 10 September 2026 - 19:08 WIB

PMK Polsek Seputih Banyak Jadi Ruang Warga Sampaikan Aspirasi

Kamis, 10 September 2026 - 16:52 WIB

Kangean Jadi Perhatian Bappenas, Masa Depan Pembangunan Kepulauan Sumenep Dipetakan

Berita Terbaru

Nasional

PMK Polsek Seputih Banyak Jadi Ruang Warga Sampaikan Aspirasi

Kamis, 10 Sep 2026 - 19:08 WIB