Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Sungai Nangka

- Penulis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP lintasmadura.id– Seorang siswa kelas X.2 SMAN 1 Ambunten berinisial S (16), warga Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, meninggal dunia setelah ditemukan tenggelam di Sungai Nangka, Dusun Pasar Baru, Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, Jumat (2/10/2026).

 

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.15 WIB saat korban bersama sejumlah siswa lainnya melaksanakan praktik renang dalam kegiatan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK).

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan tersebut berawal ketika siswa kelas X.2 bersama guru PJOK, Nur Kholis, S.Pd., berangkat menuju Sungai Nangka untuk melaksanakan praktik renang.

 

Setibanya di lokasi, korban bersama beberapa siswa lainnya mulai berenang di sungai. Namun, beberapa menit kemudian, korban diketahui tidak terlihat sehingga guru dan warga sekitar segera melakukan pencarian.

 

Korban kemudian ditemukan oleh warga di dasar sungai dengan kedalaman sekitar 2,5 meter. Korban selanjutnya dievakuasi ke tepi sungai untuk mendapatkan pertolongan pertama sebelum dilarikan ke Puskesmas Ambunten.

 

Setibanya di Puskesmas Ambunten, petugas medis melakukan resusitasi jantung paru (RJP). Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan dan korban dinyatakan meninggal dunia.

 

Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polsek Ambunten, Polresta Sumenep, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pemeriksaan lokasi, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

 

Kapolsek Ambunten Iptu Edi Sumarno, S.H., bersama personel terkait dan anggota Koramil Ambunten turut mendatangi lokasi kejadian guna melakukan penanganan sesuai prosedur.

 

Polresta Sumenep mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua dan pihak sekolah, agar senantiasa memperhatikan aspek keselamatan dalam setiap kegiatan di lingkungan perairan. Pengawasan yang memadai serta pemahaman terhadap potensi bahaya di sungai sangat penting untuk mencegah terjadinya kejadian serupa.

 

Polresta Sumenep menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.

 

HUMAS POLRESTA SUMENEP

 

CAKANG

(Cerdas, Akuntabel, Komunikatif, Adaptif, Nurani, Guyub)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiang XL Dinilai Membahayakan, Biro Hukum Lintasmadura.id Kritik Keras Respons Perusahaan
Selangkah Lebih Tinggi, Safriadi S Kini Sandang Pangkat Praka
Pria 77 Tahun di Sampang Ditangkap, Diduga Pukul Lansia dengan Linggis hingga Meninggal
Keselamatan Nelayan Jadi Prioritas, Satpolairud Polresta Banyuwangi Bagikan Life Jacket
Lima Personel Polda Jatim Siap Jalankan Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah
Polres Bondowoso berhasil amankan remaja pembuat konten truck oleng di jalan
Batik Bukan Sekadar Kain, tetapi Warisan Budaya yang Harus Dilestarikan
Batik Madura Jadi Sorotan, Slamet Ariyadi Ajak Generasi Muda Ikut Melestarikan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Tiang XL Dinilai Membahayakan, Biro Hukum Lintasmadura.id Kritik Keras Respons Perusahaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Sungai Nangka

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Selangkah Lebih Tinggi, Safriadi S Kini Sandang Pangkat Praka

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Pria 77 Tahun di Sampang Ditangkap, Diduga Pukul Lansia dengan Linggis hingga Meninggal

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Keselamatan Nelayan Jadi Prioritas, Satpolairud Polresta Banyuwangi Bagikan Life Jacket

Berita Terbaru