SUMENEP, Lintasmadura.id – Persoalan tiang jaringan XL yang dilaporkan dalam kondisi tidak layak berdiri mendapat sorotan keras dari Biro Hukum Lintasmadura.id. Pasalnya, laporan yang telah disampaikan kepada pihak XL melalui WhatsApp hingga kini dinilai belum mendapatkan tindak lanjut yang konkret di lapangan.
Dalam komunikasi tersebut, pihak XL menyampaikan bahwa laporan belum dapat dilanjutkan karena kantor meminta foto tiang secara utuh dan jelas. Alasan tersebut justru dipertanyakan oleh pihak pelapor karena sebelumnya telah mengirimkan dokumentasi kondisi tiang melalui WhatsApp.
Adv. H. Nurul Hidayatullah, SH, dari Biro Hukum Lintasmadura.id menilai respons tersebut tidak seharusnya berhenti pada persoalan kelengkapan foto apabila objek yang dilaporkan berkaitan dengan potensi keselamatan pengguna jalan.
“Kalau memang persoalannya menyangkut tiang yang kondisinya sudah tidak layak, seharusnya ada langkah pengecekan ke lokasi. Jangan sampai laporan masyarakat hanya berhenti karena alasan foto belum sesuai permintaan kantor,” tegasnya.
Menurutnya, perusahaan semestinya tidak menunggu sampai terjadi insiden baru kemudian melakukan penanganan. Apalagi keberadaan tiang tersebut berada di area yang dilalui masyarakat.
Biro Hukum Lintasmadura.id menegaskan akan melayangkan surat resmi kepada pihak XL sebagai bentuk tindak lanjut atas laporan tersebut. Surat itu sekaligus diharapkan menjadi perhatian serius perusahaan untuk segera melakukan pemeriksaan dan memastikan kondisi tiang di lapangan.
“Jangan menunggu tiang roboh dan kemudian baru ada tindakan. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi perhatian utama,” lanjut Nurul.
Ia menambahkan, kritik tersebut bukan dimaksudkan untuk menyudutkan perusahaan, melainkan mendorong adanya respons cepat terhadap laporan yang berkaitan dengan keselamatan publik.
Lintasmadura.id juga meminta pihak XL memberikan kejelasan mengenai langkah yang akan dilakukan setelah laporan tersebut diterima. Jika diperlukan dokumentasi tambahan, pihak perusahaan diharapkan tetap dapat melakukan verifikasi langsung ke lokasi agar persoalan tidak berlarut-larut












