Keselamatan Nelayan Jadi Prioritas, Satpolairud Polresta Banyuwangi Bagikan Life Jacket

- Penulis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI Lintasmadura.id– Guna menekan risiko kecelakaan laut (laka laut), Satpolairud Polresta Banyuwangi Polda Jatim terus memaksimalkan patroli perairan di wilayah Kabupaten Banyuwangi.

 

Pada kegiatan patroli tersebut personel Satpolairud Polresta Banyuwangi juga memanfaatkan momen untuk berdialog langsung dengan para nelayan.

 

Mereka mengimbau agar para pelaut selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca dari BMKG dan memastikan kondisi kapal dalam keadaan prima sebelum berangkat melaut.

 

Komunikasi dua arah ini sengaja terus diperkuat dengan tujuan agar informasi cepat terkait kondisi cuaca ekstrem maupun potensi gangguan keamanan di laut dapat segera direspons oleh petugas.

 

Tak hanya sekedar memberi imbauan, personel Satpolairud Polresta Banyuwangi juga membagikan puluhan life jacket (jaket pelampung) secara gratis kepada kelompok nelayan KUB Pulau Wangi di Pantai Marina Boom, Banyuwangi.

 

Kasat Polairud Polresta Banyuwangi,Kompol Muchamad Wahyudi, A.Md., M.H mengatakan, langkah preventif ini diambil sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap keselamatan para nelayan lokal saat mencari nafkah.

 

Kasat Polairud Polresta Banyuwangi menegaskan bahwa perlengkapan keselamatan merupakan hal mutlak yang tidak boleh diabaikan sebelum kapal bertolak dari dermaga.

 

“Life jacket ini bukan sekadar perlengkapan tambahan atau formalitas, melainkan alat pelindung diri utama yang bisa menyelamatkan nyawa saat situasi darurat di tengah laut. Kami mengajak para nelayan untuk membangun budaya sadar keselamatan diri mulai sekarang,” ujar Kompol Wahyudi, Jumat (2/10/2026).

 

Selain membagikan alat keselamatan,

Melalui aksi nyata ini, Satpolairud Polresta Banyuwangi Polda Jatim berharap kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja di laut semakin melekat pada benak masyarakat nelayan.

 

Dengan demikian, risiko fatalitas akibat laka laut dapat ditekan seminimal mungkin, dan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir dapat berjalan dengan aman dan tenang.

(Redaksi)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiang XL Dinilai Membahayakan, Biro Hukum Lintasmadura.id Kritik Keras Respons Perusahaan
Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Sungai Nangka
Selangkah Lebih Tinggi, Safriadi S Kini Sandang Pangkat Praka
Pria 77 Tahun di Sampang Ditangkap, Diduga Pukul Lansia dengan Linggis hingga Meninggal
Lima Personel Polda Jatim Siap Jalankan Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah
Polres Bondowoso berhasil amankan remaja pembuat konten truck oleng di jalan
Batik Bukan Sekadar Kain, tetapi Warisan Budaya yang Harus Dilestarikan
Batik Madura Jadi Sorotan, Slamet Ariyadi Ajak Generasi Muda Ikut Melestarikan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Tiang XL Dinilai Membahayakan, Biro Hukum Lintasmadura.id Kritik Keras Respons Perusahaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Sungai Nangka

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Selangkah Lebih Tinggi, Safriadi S Kini Sandang Pangkat Praka

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Pria 77 Tahun di Sampang Ditangkap, Diduga Pukul Lansia dengan Linggis hingga Meninggal

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Keselamatan Nelayan Jadi Prioritas, Satpolairud Polresta Banyuwangi Bagikan Life Jacket

Berita Terbaru