Normalisasi Sungai Patrean Dikebut, PUTR Sumenep Fokus Cegah Luapan Air

- Penulis

Senin, 28 September 2026 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Lintasmadura.id – Upaya mengantisipasi potensi banjir terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) kini menggarap normalisasi dan rehabilitasi Sungai Patrean di Desa Kacongan, Kecamatan Kota Sumenep.

 

Pekerjaan tersebut menyasar sejumlah bagian sungai yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi. Selain mengembalikan kapasitas aliran air, proyek ini juga diarahkan untuk memperkuat tanggul agar lebih mampu menahan tekanan air saat debit meningkat.

 

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUTR Sumenep, Imam Yudikarna, ST., MM., mengatakan pekerjaan normalisasi mencakup pengerukan endapan lumpur serta rehabilitasi tanggul pada titik yang membutuhkan penguatan.

 

“Nilai kontraknya sebesar Rp765.016.000. Fokus pekerjaan pada pembersihan alur sungai dan penguatan struktur dinding penahan sepanjang kurang lebih 1.450 meter,” kata Imam saat dikonfirmasi.

 

Menurutnya, pelaksanaan pekerjaan saat ini telah mencapai sekitar 50 persen.

 

Normalisasi Sungai Patrean dinilai penting karena aliran sungai tersebut berada di kawasan yang berbatasan dengan lahan produktif milik masyarakat. Kondisi sungai yang mengalami pendangkalan berpotensi mengurangi daya tampung aliran, terutama ketika curah hujan meningkat.

 

Melalui proyek tersebut, Dinas PUTR berupaya mengembalikan fungsi aliran Sungai Patrean sekaligus memperkuat infrastruktur pengaman di sepanjang kawasan yang menjadi sasaran pekerjaan.

 

Imam memastikan pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek agar pekerjaan berjalan sesuai dengan spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak.

 

“Pengawasan terus dilakukan agar pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang telah direncanakan,” ujarnya.

 

Di sisi lain, masyarakat yang tinggal di sekitar Sungai Patrean juga diharapkan ikut menjaga keberlangsungan fungsi sungai. Warga diimbau tidak membuang sampah maupun material lain ke badan sungai yang dapat kembali menghambat aliran air.

 

Dengan normalisasi dan penguatan tanggul tersebut, pemerintah berharap kapasitas aliran Sungai Patrean dapat lebih optimal sehingga risiko luapan air yang berpotensi mengganggu aktivitas dan lahan pertanian warga dapat diminimalkan.

(Redaksi)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Kediri Dampingi dan Beri Dukungan Moril Keluarga Korban KM Virgo Transport 8
Tak Hanya Perluasan Lahan, Sumenep Perkuat Petani dengan Teknologi Pertanian Modern
Nyaris Diamuk Massa, Pelaku Curanmor Berhasil Diamankan Polsek Tamalate.
Respons Cepat Polres Ponorogo dan Tim Gabungan Berhasil Jinakkan Karhutla di Sampung
Pelukan Hangat Bhabinkamtibmas dan Siswa, Wujud Kedekatan Polri di SDN 5 Lempuyang Bandar
Sisa Waktu APBD 2026 Terbatas, Pemkab Sumenep Genjot Realisasi Anggaran dan PAD
Tiga Kategori Diboyong, Sumenep Berjaya di FESyar Regional Jawa 2026
Sinergi Polres Bondowoso dan Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Kawasan Wisata Black Lava Ijen
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:40 WIB

Polres Kediri Dampingi dan Beri Dukungan Moril Keluarga Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 28 September 2026 - 17:57 WIB

Tak Hanya Perluasan Lahan, Sumenep Perkuat Petani dengan Teknologi Pertanian Modern

Senin, 28 September 2026 - 17:39 WIB

Normalisasi Sungai Patrean Dikebut, PUTR Sumenep Fokus Cegah Luapan Air

Senin, 28 September 2026 - 16:40 WIB

Nyaris Diamuk Massa, Pelaku Curanmor Berhasil Diamankan Polsek Tamalate.

Senin, 28 September 2026 - 14:23 WIB

Respons Cepat Polres Ponorogo dan Tim Gabungan Berhasil Jinakkan Karhutla di Sampung

Berita Terbaru