Tak Hanya Perluasan Lahan, Sumenep Perkuat Petani dengan Teknologi Pertanian Modern

- Penulis

Senin, 28 September 2026 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Lintasmadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus memperkuat kapasitas petani sebagai bagian dari strategi mendukung percepatan swasembada pangan yang menjadi agenda pemerintah pusat.

 

Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan peningkatan pengetahuan dan keterampilan, mulai dari pelatihan, bimbingan teknis hingga sekolah lapang yang menyasar petani di wilayah daratan maupun kepulauan.

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan peningkatan produktivitas pertanian tidak hanya bergantung pada ketersediaan lahan dan sarana produksi, tetapi juga kemampuan petani dalam mengelola usaha pertaniannya.

 

“Peningkatan kapasitas wawasan, keilmuan, dan keterampilan perlu terus dilakukan agar petani memiliki bekal yang memadai dalam mengelola lahan pertanian,” ujar Chainur Rasyid saat membuka bimbingan teknis modernisasi alat pertanian di Sumenep, Senin (28/9/2026).

 

Menurutnya, penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian menjadi penting seiring dengan penerapan teknologi pertanian modern. Petani perlu memahami penggunaan teknologi baru agar peralatan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal.

 

Salah satu teknologi yang kini dikembangkan Pemkab Sumenep adalah pompa air bertenaga surya. Teknologi tersebut menjadi bagian dari program modernisasi alat dan mesin pertanian sekaligus upaya membantu petani dalam memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian.

 

“Karena bagi petani di sini alat ini tergolong baru, maka perlu adanya bimbingan teknis tentang cara mengoperasikannya,” katanya.

 

Selain modernisasi peralatan, Pemkab Sumenep juga mendorong peningkatan produksi melalui program perluasan lahan pertanian dengan mengoptimalkan lahan yang selama ini belum dimanfaatkan atau lahan tidur.

 

Pada musim tanam tahun ini, luas sasaran perluasan lahan pertanian tersebut mencapai 40.548,28 hektare yang tersebar di wilayah daratan dan kepulauan Kabupaten Sumenep.

 

Namun, hingga 25 September 2026, realisasi penanaman baru mencapai 12.836 hektare.

 

“Realisasi tanam sampai 25 September 2026 sudah mencapai 12.836 hektare,” jelas Chainur.

 

Untuk mempercepat realisasi program tersebut, DKPP Sumenep juga melibatkan unsur TNI dan Polri. Keterlibatan kedua institusi itu tidak hanya dalam mendukung pelaksanaan program, tetapi juga melalui pemanfaatan lahan yang mereka miliki untuk kegiatan pertanian.

 

“Yang melakukan penanaman bukan hanya petani, tetapi juga dilakukan oleh personel dari dua institusi ini,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan, sejumlah lahan milik Kodim dan Polres Sumenep turut dioptimalkan untuk mendukung program perluasan lahan pertanian. Bahkan, pemanfaatan dilakukan hingga ke lahan pekarangan yang berada di lingkungan asrama masing-masing institusi.

 

Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas pemanfaatan lahan produktif sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung peningkatan produksi pangan di Kabupaten Sumenep.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Kediri Dampingi dan Beri Dukungan Moril Keluarga Korban KM Virgo Transport 8
Normalisasi Sungai Patrean Dikebut, PUTR Sumenep Fokus Cegah Luapan Air
Nyaris Diamuk Massa, Pelaku Curanmor Berhasil Diamankan Polsek Tamalate.
Respons Cepat Polres Ponorogo dan Tim Gabungan Berhasil Jinakkan Karhutla di Sampung
Pelukan Hangat Bhabinkamtibmas dan Siswa, Wujud Kedekatan Polri di SDN 5 Lempuyang Bandar
Sisa Waktu APBD 2026 Terbatas, Pemkab Sumenep Genjot Realisasi Anggaran dan PAD
Tiga Kategori Diboyong, Sumenep Berjaya di FESyar Regional Jawa 2026
Sinergi Polres Bondowoso dan Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Kawasan Wisata Black Lava Ijen
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:40 WIB

Polres Kediri Dampingi dan Beri Dukungan Moril Keluarga Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 28 September 2026 - 17:57 WIB

Tak Hanya Perluasan Lahan, Sumenep Perkuat Petani dengan Teknologi Pertanian Modern

Senin, 28 September 2026 - 17:39 WIB

Normalisasi Sungai Patrean Dikebut, PUTR Sumenep Fokus Cegah Luapan Air

Senin, 28 September 2026 - 16:40 WIB

Nyaris Diamuk Massa, Pelaku Curanmor Berhasil Diamankan Polsek Tamalate.

Senin, 28 September 2026 - 14:23 WIB

Respons Cepat Polres Ponorogo dan Tim Gabungan Berhasil Jinakkan Karhutla di Sampung

Berita Terbaru