SUMENEP Lintasmadura.id— Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan jajaran Polresta Sumenep. Sebanyak Rp30 juta bantuan kemanusiaan berhasil dihimpun dan disalurkan untuk membantu meringankan beban para korban.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Kapolresta Sumenep, Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., dalam kegiatan Apel Jam Pimpinan yang berlangsung di lingkungan Polresta Sumenep.
Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp30.000.000 diserahkan secara simbolis kepada perwakilan anggota. Dana tersebut merupakan hasil penggalangan dari jajaran Polresta Sumenep sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi dampak bencana.
Kapolresta Sumenep menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan tersebut tidak sekadar bentuk kepedulian internal kepolisian, tetapi juga bagian dari komitmen Polri untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban. Kepedulian sosial juga menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat.
Semangat tersebut, kata dia, sejalan dengan prinsip “Polri untuk Masyarakat”, yang diwujudkan melalui kerja yang Cerdas, Akuntabel, Komunikatif, Adaptif, Nurani, dan Guyub.
“Melalui semangat tersebut, kami ingin keberadaan Polri dapat memberikan manfaat, baik bagi masyarakat di wilayah Sumenep maupun saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah di daerah lain,” ujarnya.
Penggalangan dana tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian dan gotong royong jajaran Polresta Sumenep terhadap sesama. Bantuan diharapkan dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak bencana gempa di NTT.
Langkah tersebut juga menegaskan bahwa solidaritas kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah. Ketika bencana terjadi, kepedulian dan dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat bangkit dari kondisi sulit.












