Yayasan BIP dan Lapas Kelas IIa Pamekasan Jalin Kerjasama, Baca Tujuannya

- Penulis

Selasa, 15 September 2026 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN Lintasmadura.id— Lembaga Pemasyarakatan (Lapas Pamekasan) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Yayasan Bani Insan Peduli melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) program budidaya ayam petelur. Kolaborasi ini dirancang untuk membekali warga binaan dengan keterampilan wirausaha produktif sekaligus mendukung pilar ketahanan pangan daerah.

 

Sinergi Strategis Pembinaan Kemandirian dan Pemberdayaan

Penandatanganan kesepakatan tersebut berlangsung di area pembinaan kemandirian Lapas Pamekasan. Program budidaya ini mencakup pelatihan teknis pemeliharaan ternak, manajemen pakan, hingga tata kelola distribusi hasil panen telur. Langkah ini menjadi wujud nyata pemenuhan pembinaan vokasional berbasis kebutuhan pasar.

 

Kalapas Pamekasan Sugeng Handono menegaskan bahwa kemitraan dengan sektor non-pemerintah sangat krusial dalam memperluas cakupan pelatihan warga binaan. Sektor peternakan dipilih karena memiliki nilai ekonomis berkelanjutan serta potensi keterlibatan aktif bagi para peserta pembinaan selama masa pidana.

 

Sementara itu, Founder Yayasan Bani Insan Peduli, Ali Zaenal, menekankan pentingnya semangat fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan. Menurutnya, program pelatihan ini bukan sekadar transfer keterampilan teknis, melainkan sarana membangun rasa percaya diri dan mentalitas mandiri bagi warga binaan sebelum kembali ke masyarakat.

 

 

“Melalui program terpadu ini, hasil produksi telur ayam ditargetkan dapat memenuhi kebutuhan internal lembaga pemasyarakatan sekaligus menyuplai pasar lokal Pamekasan. Skema ini sekaligus memperkuat posisi pemasyarakatan sebagai lembaga pembinaan yang berkontribusi nyata pada ekonomi daerah.” jelasnya Selasa 15 September 2026.

 

Pihak Lapas Pamekasan memastikan seluruh tahapan budidaya akan mendasarkan pada standar tata kelola peternakan yang baik. Evaluasi berkala juga akan dilakukan guna memastikan program pemberdayaan ini berjalan secara konsisten, terukur, dan berdampak jangka panjang bagi reintegrasi sosial warga binaa

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Se-Madura Raya, RSUD Sumenep dan RSUD Bangkalan Masuk Kategori RS Tipe B dalam Seva Paramahita Award 2026
Demo BBM di Kantor Pertamina Makassar Berujung Ricuh, Kader HMI Luka di Kepala
Ratusan Demonstran Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Kantor Pertamina Makassar 
Satu Warga Meninggal, Puluhan Lainnya Sakit Usai Tahlilan, Ini Penjelasan Kapolsek Seputih Mataram
Bertahun-tahun Tambal Sulam, Kondisi Jalan Sumenep-Kalianget Kembali Dipertanyakan
Dua Maling Motor yang Masih se Darah di Burneh, Diamankan Satreskrim Polres Bangkalan
Polemik Lahan 105 Pinggirpapas Kembali Memanas, Kuasa Hukum: “Itikad Kami Bukan Omong Kosong!”
Kapolresta Sumenep Pimpin Upacara Serentak di Sekolah, Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Pelajar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 12:06 WIB

Yayasan BIP dan Lapas Kelas IIa Pamekasan Jalin Kerjasama, Baca Tujuannya

Selasa, 15 September 2026 - 10:55 WIB

Se-Madura Raya, RSUD Sumenep dan RSUD Bangkalan Masuk Kategori RS Tipe B dalam Seva Paramahita Award 2026

Selasa, 15 September 2026 - 06:57 WIB

Demo BBM di Kantor Pertamina Makassar Berujung Ricuh, Kader HMI Luka di Kepala

Selasa, 15 September 2026 - 06:54 WIB

Ratusan Demonstran Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Kantor Pertamina Makassar 

Selasa, 15 September 2026 - 06:51 WIB

Satu Warga Meninggal, Puluhan Lainnya Sakit Usai Tahlilan, Ini Penjelasan Kapolsek Seputih Mataram

Berita Terbaru