BANGKALAN, Lintasmadura.id – Program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, sasaran pembangunan diarahkan pada jembatan di Desa Nyormanis, Kecamatan Blega.
Jembatan tersebut menghubungkan dua Dusun, yakni Dusun Bungumpang dan Dusun Tengginah. Pembangunan ini diharapkan dapat memperlancar akses warga dalam beraktivitas sehari-hari.
Kedua Dusun tersebut berada di Desa Nyormanis, Kecamatan Blega. yang mana jembatan tersebut kerapkali menjadi perlintasan Masyarakat Desa sekitar antara lain, Desa Alasrajah, Desa Blega Oloh, Desa Blega, bahkan kedepannya bisa dijadikan jalan alternatif Bangkalan – Pamekasan atau sebaliknya, karna jalan tersebut sangat strategis untuk meminimalisir kemacetan khususnya di depan pasar Blega, hari ini Sabtu 4 Juli 2026 jembatan tersebut mulai di kerjakan, terlihat para pekerja yang lagi menggali pondasi.
Karya Bakti Skala Besar merupakan Program Strategis TNI AD yang menyasar Wilayah Tertinggal, Terdepan, Terluar atau 3T, serta Daerah pascabencana.
Program ini memiliki dua sasaran utama, Pembangunan dan rehabilitasi jembatan, Mandi Cuci Kakus (MCK), titik sumur bor, rumah Ibadah, dan Sekolah.
Sasaran Nonfisik Bakti sosial berupa operasi katarak, sunatan Massal, Pengobatan gratis, dan pembagian paket sembako.
Sepanjang 2026, kegiatan ini digelar serentak dan bertahap di berbagai Kodam di Indonesia. Tujuannya untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan Rakyat melalui TNI Manunggal Membangun Desa, sekaligus membantu pemerintah Daerah meratakan pembangunan hingga ke Pelosok.
Kepala Desa Nyormanis, Zeinal Arifin, mengatakan “Dengan di mulainya pembangunan Jembatan ini, mudah – mudahan menjadi awal lancarnya akses jalan Propensi khususnya di depan pasar Blega.
“Yang paling penting adalah, memperlancar, warga dalam beraktivitas, jembatan tersebut kerapkali menjadi perlintasan Masyarakat Desa sekitar antara lain, Desa Alasrajah, Desa. Blega Oloh, Desa Blega, bahkan kedepannya bisa dijadikan jalan alternatif.” imbuh Zeinal
aba












