Humanisme Jadi Napas Operasi Gabungan di Sumenep, Sinergi Antarinstansi Kian Solid

- Penulis

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP Lintasmadura.id– Pendekatan humanis kembali menjadi penekanan utama dalam pelaksanaan Operasi Gabungan (Opgab) yang digelar di Pos 12.0 Trunojoyo, Kamis (11/6/2026). Kegiatan yang melibatkan Satlantas Polres Sumenep, UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep, dan Jasa Raharja Sumenep-Madura itu tidak hanya berfokus pada kepatuhan administrasi kendaraan bermotor, tetapi juga mengedepankan pelayanan dan edukasi kepada masyarakat.

Operasi diawali dengan doa bersama dan apel gabungan yang dipimpin langsung oleh IPDA Dita, SH. Turut hadir Sekretaris Bapenda Kabupaten Sumenep, Ir. Shalaf Junaidi, beserta jajaran Bapenda, UPT PPD, dan perwakilan Jasa Raharja.

Dalam arahannya, IPDA Dita menegaskan bahwa setiap personel yang terlibat harus mampu menunjukkan sikap profesional sekaligus humanis saat berinteraksi dengan masyarakat. Menurutnya, keberadaan petugas di lapangan bukan semata untuk melakukan pemeriksaan, melainkan juga memberikan pemahaman dan pelayanan yang baik kepada warga.

“Kita hadir untuk melayani sekaligus mengedukasi masyarakat. Karena itu, seluruh personel harus mengedepankan komunikasi yang santun, menghargai masyarakat, dan menunjukkan bahwa negara hadir untuk memberikan pelayanan terbaik,” tegasnya.

Ia menjelaskan, keberhasilan operasi gabungan tidak hanya dilihat dari jumlah kendaraan yang diperiksa atau tingkat kepatuhan wajib pajak yang meningkat. Lebih dari itu, tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi pelayanan publik menjadi indikator penting yang harus terus dijaga.

Menurut IPDA Dita, pengalaman selama ini membuktikan bahwa pendekatan persuasif dan dialogis jauh lebih efektif dalam membangun kesadaran masyarakat dibandingkan pola yang mengedepankan tindakan represif.

“Kesadaran masyarakat akan tumbuh ketika mereka merasa dihargai dan dilayani dengan baik. Sapaan yang ramah dan komunikasi yang santun sering kali menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan tugas di lapangan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam memberikan pelayanan yang terintegrasi. Sinergi antara Polri, Bapenda, UPT PPD, dan Jasa Raharja dinilai menjadi kekuatan utama dalam mendorong kepatuhan administrasi kendaraan bermotor sekaligus mendukung terciptanya ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.

Lebih lanjut, IPDA Dita mengungkapkan bahwa pendekatan humanis yang diterapkan secara konsisten selama ini telah menciptakan suasana operasi yang aman dan kondusif. Selama lebih dari dua tahun pelaksanaan operasi gabungan berlangsung secara rutin, tidak pernah terjadi insiden yang menimbulkan gesekan antara petugas dan masyarakat.

“Alhamdulillah, selama ini seluruh kegiatan berjalan tertib dan lancar. Ini menunjukkan bahwa pendekatan yang mengedepankan pelayanan dan komunikasi mampu membangun hubungan yang harmonis antara petugas dan masyarakat,” katanya.

Operasi gabungan yang dilaksanakan secara berkala tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat budaya tertib berlalu lintas demi terciptanya keselamatan di jalan raya.

Melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi antarinstansi, Operasi Gabungan di Pos 12.0 Trunojoyo tidak hanya menjadi agenda rutin pemeriksaan administrasi kendaraan, tetapi juga menjadi wujud nyata pelayanan publik yang mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Hidupkan Lagi PosCurhat, Warga Didorong Aktif Sampaikan Aspirasi
Swadaya Warga, Jalan Poros Desa Pekalongan Dibangun Sepanjang 3 Kilometer”
Tak Sekadar Mendengar Keluhan, Polsek Seputih Banyak Langsung Bergerak Pasang Lampu Jalan Untuk Warga
Tak Sekadar Berbagi Nasi Kotak, Polsek Punggur Tebar Kepedulian dan Hadir Lebih Dekat Dengan Masyarakat
Raih Prestasi di MNV 2026, Bappeda Sumenep Dorong Jajaran Terus Berinovasi
Hari Pramuka ke-65, Bappeda Sumenep Ajak Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan
Kapolsek Tamalate Safari Jumat Keliling, titip Pesan Kamtibmas
Sambung Roso di Saronggi, Kapolresta Sumenep Perkuat Sinergi dengan Forkopimcam, Tokoh Masyarakat dan 14 Kepala Desa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 13:00 WIB

Bappeda Sumenep Hidupkan Lagi PosCurhat, Warga Didorong Aktif Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 12 September 2026 - 12:51 WIB

Swadaya Warga, Jalan Poros Desa Pekalongan Dibangun Sepanjang 3 Kilometer”

Sabtu, 12 September 2026 - 12:49 WIB

Tak Sekadar Mendengar Keluhan, Polsek Seputih Banyak Langsung Bergerak Pasang Lampu Jalan Untuk Warga

Sabtu, 12 September 2026 - 12:47 WIB

Tak Sekadar Berbagi Nasi Kotak, Polsek Punggur Tebar Kepedulian dan Hadir Lebih Dekat Dengan Masyarakat

Sabtu, 12 September 2026 - 08:38 WIB

Raih Prestasi di MNV 2026, Bappeda Sumenep Dorong Jajaran Terus Berinovasi

Berita Terbaru