SUMENEP, LintasMadura.id – Prestasi yang berhasil diraih Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep dalam Madura Night Vaganza (MNV) 2026 disambut positif oleh seluruh jajaran. Namun, capaian tersebut tidak boleh membuat organisasi terlena.
Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep menyampaikan bahwa sebuah penghargaan seharusnya menjadi pemantik semangat untuk bekerja lebih baik, bukan justru menjadi alasan untuk berhenti melakukan pembenahan.
Menurutnya, keberhasilan yang telah dicapai perlu dijadikan modal untuk meningkatkan kualitas kerja, memperkuat koordinasi antarelemen, serta mendorong lahirnya inovasi baru yang dapat mendukung pelaksanaan tugas Bappeda.
“Penghargaan ini bukan akhir dari perjalanan. Justru menjadi motivasi bagi kita untuk terus meningkatkan kinerja, menghadirkan inovasi, dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi organisasi maupun masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setiap prestasi yang berhasil dicapai Bappeda merupakan buah dari kerja kolektif. Tidak ada keberhasilan yang berdiri sendiri karena seluruh pegawai memiliki tugas dan tanggung jawab yang saling berkaitan.
Karena itu, ia meminta agar semangat kebersamaan terus dipelihara. Setiap capaian yang diraih satu individu maupun bagian tertentu harus mampu menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran untuk ikut meningkatkan kualitas kinerja.
“Bappeda bukan milik satu orang atau satu bagian. Semua memiliki peran dan kontribusi. Ketika seluruh jajaran mampu bergerak dalam satu semangat, maka prestasi yang diraih juga menjadi kebanggaan bersama,” tegasnya.
Selain meningkatkan produktivitas, kekompakan antarpegawai dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan organisasi yang sehat dan progresif. Komunikasi yang terbuka, sikap saling menghargai serta suasana kerja yang penuh kekeluargaan diharapkan terus dijaga.
Menurutnya, lingkungan kerja yang positif akan memberikan ruang lebih besar bagi pegawai untuk menyampaikan gagasan, mengembangkan kreativitas dan menghasilkan berbagai terobosan dalam menjalankan tugas.
Ia pun mengajak seluruh keluarga besar Bappeda Sumenep tidak menjadikan penghargaan MNV 2026 sekadar sebuah pencapaian seremonial. Lebih dari itu, prestasi tersebut harus menjadi titik tolak untuk menghadirkan kinerja yang semakin berkualitas.
“Jadikan capaian di MNV 2026 sebagai awal untuk melangkah lebih jauh. Mari kita pertahankan kekeluargaan, komunikasi, saling menghargai dan kekompakan. Dengan kebersamaan, saya yakin kita bisa meraih prestasi yang lebih besar sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.












