SUMENEP Lintasmadura.id– Di tengah semakin pesatnya perkembangan teknologi dan layanan keuangan digital, pemahaman masyarakat tentang pengelolaan keuangan menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan. Menjawab tantangan tersebut, BPRS Bhakti Sumekar terus mengintensifkan program edukasi keuangan melalui kegiatan Jelajah Cerdas Literasi Keuangan yang menjangkau hingga wilayah pedesaan.
Salah satu kegiatan edukatif tersebut digelar di Desa Cabbiya, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, Senin (15/06/2026). Program ini menjadi wujud nyata komitmen BPRS Bhakti Sumekar dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat agar mampu mengelola keuangan secara lebih bijak dan terencana.
Melalui pendekatan langsung kepada warga, peserta mendapatkan berbagai pemahaman mengenai pentingnya menabung, mengatur pengeluaran sesuai kebutuhan, menghindari perilaku konsumtif, hingga menyusun perencanaan keuangan untuk masa depan keluarga.
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menegaskan bahwa literasi keuangan memiliki peran strategis dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
Menurutnya, kemampuan mengelola keuangan tidak hanya berkaitan dengan menyimpan uang, tetapi juga bagaimana masyarakat mampu merencanakan kehidupan yang lebih baik melalui keputusan finansial yang tepat.
“Pemahaman keuangan yang baik akan membantu masyarakat lebih siap menghadapi berbagai tantangan ekonomi. Dengan pengetahuan yang cukup, mereka dapat mengelola pendapatan secara efektif dan terhindar dari risiko-risiko keuangan yang merugikan,” ujarnya, Jumat (19/06/2026).
Hairil menambahkan, pemerataan edukasi keuangan harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang tinggal di wilayah kepulauan dan pedesaan. Karena itu, BPRS Bhakti Sumekar memilih turun langsung ke lapangan agar informasi yang disampaikan lebih mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Program Jelajah Cerdas Literasi Keuangan juga menjadi sarana memperkenalkan layanan perbankan syariah yang aman, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Materi yang diberikan disusun berdasarkan kondisi serta kebutuhan warga setempat sehingga edukasi yang diterima lebih relevan dan bermanfaat.
Melalui kegiatan ini, BPRS Bhakti Sumekar berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan keuangan terus meningkat. Dengan tingkat literasi keuangan yang semakin baik, masyarakat diharapkan mampu membangun ketahanan ekonomi keluarga, meningkatkan kesejahteraan, serta ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih kuat dan berkelanjutan.














