Dua Pengelola SPPG di Sampang Tepis Isu Dugaan Skandal Asmara tak mendasar.  

- Penulis

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG lintasmadura.id- Isu miring yang beredar di tengah masyarakat Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menyebutkan adanya dugaan skandal asmara yang menyeret dua pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), akhirnya ditepis keras oleh kedua pihak yang tersangkut.

 

Isu yang berkembang menyebutkan adanya hubungan tak wajar antara Kepala SPPG Banyuanyar 05 berinisial F, dengan staf akuntansi SPPG Kemala Bhayangkari berinisial NA.

 

Namun menurut keterangan keduanya, tuduhan tersebut sama sekali tidak berdasar dan bias hanya kabar yang tidak jelas asal-usulnya.

 

Saat dikonfirmasi, F secara tegas menepis semua tuduhan yang ditujukan kepadanya. Ia menegaskan, tidak pernah terlibat dalam hubungan apa pun yang melampaui batas profesional.

 

“Saya pastikan dugaan atau tuduhan itu tidak benar. Sama sekali tidak pernah ada skandal asmara dengan siapa pun. Apalagi saya ini pendatang di Sampang, tentu saya sangat menjaga nama baik diri dan instansi,” ujarnya, Rabu (10/6/2026) malam.

 

Ia menjelaskan bahwa setiap kunjungan dan pertemuannya ke SPPG Kemala Bhayangkari murni terkait urusan pekerjaan, bukan kepentingan pribadi.

 

“Selama ini saya datang atas undangan Kepala SPPG setempat. Beliau membutuhkan arahan karena saya sudah lebih dulu bertugas di Sampang. Sebagai sesama pengelola Program Makan Bergizi Gratis, koordinasi antar-satuan pelayanan adalah hal yang wajar demi kelancaran program. Beliau pun sering meminta masukan soal teknis operasional,” bebernya.

 

F pun berharap masyarakat tidak mudah percaya dan menyebarkan kabar yang justru dapat mencoreng nama baik dirinya serta citra lembaga tempatnya mengabdi.

 

Hal senada disampaikan NA, pihak yang namanya turut disebut dalam isu tersebut. Ia dengan tegas menepis anggapan publik bahwa hubungannya dengan F lebih dari sekadar rekan kerja.

 

“Saya tegaskan, isu dugaan skandal asmara itu tidak benar. Hubungan kami murni sebatas rekan kerja sesama pengurus SPPG, tidak ada hal lain di luar itu,” tegasnya.

 

Ia mengungkapkan, komunikasi yang terjalin selama ini hanya bertujuan untuk berbagi pengalaman guna meningkatkan mutu pelayanan.

 

“Kami saling berbagi ilmu dan melakukan studi banding. Dapur SPPG Banyuanyar memang sudah terkenal kinerjanya bahkan pernah meraih penghargaan. Sebagai bagian dari tim di sini, saya berkewajiban membawa SPPG Kemala Bhayangkari menjadi dapur yang terbaik. Itulah alasan utama kami sering berkoordinasi, bukan hal lain,” pungkas NA.

(Penulis:amir/SAFIUDDIN)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Aniaya Menantu, Pria Asal Menganti, Desa Gempol Kurung RT 04, RW 05, Dilaporkan ke Polres Gresik
Patungan Beli Sabu, Dua Pria di Sumenep Diamankan Polisi
Viralnya Tambang Emas Ilegal Di Lebak : Ketua LSM Laskar NKRI DPW Banten Mendesak APH Tangkap Bos Besarnya Demi Tegaknya Regulasi Bukan Gurandil Yang Mencari Sesuap Nasi
Bappeda Sumenep Hidupkan Lagi PosCurhat, Warga Didorong Aktif Sampaikan Aspirasi
Swadaya Warga, Jalan Poros Desa Pekalongan Dibangun Sepanjang 3 Kilometer”
Tak Sekadar Mendengar Keluhan, Polsek Seputih Banyak Langsung Bergerak Pasang Lampu Jalan Untuk Warga
Tak Sekadar Berbagi Nasi Kotak, Polsek Punggur Tebar Kepedulian dan Hadir Lebih Dekat Dengan Masyarakat
Raih Prestasi di MNV 2026, Bappeda Sumenep Dorong Jajaran Terus Berinovasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 06:29 WIB

Diduga Aniaya Menantu, Pria Asal Menganti, Desa Gempol Kurung RT 04, RW 05, Dilaporkan ke Polres Gresik

Sabtu, 12 September 2026 - 21:53 WIB

Patungan Beli Sabu, Dua Pria di Sumenep Diamankan Polisi

Sabtu, 12 September 2026 - 20:15 WIB

Viralnya Tambang Emas Ilegal Di Lebak : Ketua LSM Laskar NKRI DPW Banten Mendesak APH Tangkap Bos Besarnya Demi Tegaknya Regulasi Bukan Gurandil Yang Mencari Sesuap Nasi

Sabtu, 12 September 2026 - 13:00 WIB

Bappeda Sumenep Hidupkan Lagi PosCurhat, Warga Didorong Aktif Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 12 September 2026 - 12:51 WIB

Swadaya Warga, Jalan Poros Desa Pekalongan Dibangun Sepanjang 3 Kilometer”

Berita Terbaru

Nasional

Patungan Beli Sabu, Dua Pria di Sumenep Diamankan Polisi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 21:53 WIB