Polres Gresik Terima 15 Taruna Akpol Angkatan 58, Kapolres Tekankan Penguatan Pengalaman Lapangan

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GRESIK Lintasmadura.id- Polres Gresik resmi menerima 15 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat III Angkatan 58 Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita untuk mengikuti Latihan Kerja (Latja) Tahun 2026.

 

Pembukaan kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution di Aula Rupatama SAR Polres Gresik, Senin (8/6/2026), menjadi langkah penting dalam membekali para calon perwira Polri dengan pengalaman lapangan dan pemahaman tugas kepolisian secara nyata.

 

Upacara diawali dengan laporan perwira yang ditunjuk kepada inspektur upacara, dilanjutkan prosesi penyematan tanda Latihan Kerja kepada perwakilan taruna sebagai simbol dimulainya kegiatan pembelajaran lapangan di wilayah hukum Polres Gresik.

 

Dalam amanatnya, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa Latja merupakan bagian penting dari proses pendidikan dan pelatihan Taruna Akpol untuk mengasah kemampuan serta mengaplikasikan teori yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian.

 

Menurutnya, melalui kegiatan ini para taruna akan mendapatkan pengalaman langsung terkait pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan, khususnya pada lima fungsi teknis kepolisian, yakni Lalu Lintas, Reserse Kriminal, Samapta, Intelijen dan Keamanan (Intelkam), serta Pembinaan Masyarakat (Binmas).

 

“Latihan kerja ini menjadi sarana bagi para taruna untuk memahami dan menghayati tugas pokok Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Selain itu, para taruna juga diharapkan mampu mengimplementasikan program Presisi yang menjadi kebijakan Kapolri dalam pelaksanaan tugas kepolisian modern,” ujar Kapolres.

 

Kapolres menjelaskan, pada tahun ini Polres Gresik mendapat kepercayaan untuk membimbing 15 Taruna Akpol Tingkat III yang akan melaksanakan latihan kerja mulai 6 hingga 20 Juni 2026.

 

Ia juga memberikan sejumlah penekanan kepada para peserta Latja agar memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal untuk menimba pengalaman, meningkatkan pengetahuan, serta membangun karakter kepemimpinan yang profesional dan berintegritas.

 

Selain itu, para taruna diwajibkan mematuhi seluruh ketentuan dan standar operasional prosedur yang berlaku selama pelaksanaan latihan kerja serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama institusi maupun pribadi.

 

Tak hanya kepada peserta, Kapolres juga memberikan arahan kepada para mentor dan personel pendamping agar memberikan bimbingan, teladan, serta pengawasan secara optimal selama proses latihan berlangsung.

 

“Berikan pembelajaran terbaik kepada para taruna sehingga mereka memperoleh pengalaman yang bermanfaat sebagai bekal saat nantinya menjadi perwira Polri,” pesannya.

 

Di penghujung amanat, Kapolres Gresik menyampaikan ucapan selamat datang kepada para taruna dan pendamping, sekaligus berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

 

Dengan mengucapkan

“Bismillahirrahmanirrahim”, AKBP Ramadhan Nasution secara resmi membuka Latihan Kerja Taruna Akpol Tingkat III Angkatan 58 Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita Tahun 2026 di Polres Gresik.

 

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, laporan akhir perwira yang ditunjuk, serta sesi foto bersama antara pejabat utama Polres Gresik, mentor, dan para Taruna Akpol sebagai dokumentasi resmi.

 

Seluruh rangkaian upacara pembukaan dan penerimaan Latja berlangsung aman, tertib, dan lancar, menandai dimulainya proses pembelajaran lapangan bagi calon-calon perwira Polri di wilayah hukum Polres Gresik.

(RA)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Aniaya Menantu, Pria Asal Menganti, Desa Gempol Kurung RT 04, RW 05, Dilaporkan ke Polres Gresik
Patungan Beli Sabu, Dua Pria di Sumenep Diamankan Polisi
Viralnya Tambang Emas Ilegal Di Lebak : Ketua LSM Laskar NKRI DPW Banten Mendesak APH Tangkap Bos Besarnya Demi Tegaknya Regulasi Bukan Gurandil Yang Mencari Sesuap Nasi
Bappeda Sumenep Hidupkan Lagi PosCurhat, Warga Didorong Aktif Sampaikan Aspirasi
Swadaya Warga, Jalan Poros Desa Pekalongan Dibangun Sepanjang 3 Kilometer”
Tak Sekadar Mendengar Keluhan, Polsek Seputih Banyak Langsung Bergerak Pasang Lampu Jalan Untuk Warga
Tak Sekadar Berbagi Nasi Kotak, Polsek Punggur Tebar Kepedulian dan Hadir Lebih Dekat Dengan Masyarakat
Raih Prestasi di MNV 2026, Bappeda Sumenep Dorong Jajaran Terus Berinovasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 06:29 WIB

Diduga Aniaya Menantu, Pria Asal Menganti, Desa Gempol Kurung RT 04, RW 05, Dilaporkan ke Polres Gresik

Sabtu, 12 September 2026 - 21:53 WIB

Patungan Beli Sabu, Dua Pria di Sumenep Diamankan Polisi

Sabtu, 12 September 2026 - 20:15 WIB

Viralnya Tambang Emas Ilegal Di Lebak : Ketua LSM Laskar NKRI DPW Banten Mendesak APH Tangkap Bos Besarnya Demi Tegaknya Regulasi Bukan Gurandil Yang Mencari Sesuap Nasi

Sabtu, 12 September 2026 - 13:00 WIB

Bappeda Sumenep Hidupkan Lagi PosCurhat, Warga Didorong Aktif Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 12 September 2026 - 12:51 WIB

Swadaya Warga, Jalan Poros Desa Pekalongan Dibangun Sepanjang 3 Kilometer”

Berita Terbaru

Nasional

Patungan Beli Sabu, Dua Pria di Sumenep Diamankan Polisi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 21:53 WIB