Parade Musik Tong-Tong 2026 Resmi Dibuka, Ribuan Warga Meriahkan Panggung Budaya Sumenep

- Penulis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP Lintasmadura.id– Semangat pelestarian budaya Madura kembali terasa kuat melalui gelaran Parade Musik Tong-Tong Tahun 2026 yang resmi dibuka di depan Rumah Dinas Bupati Sumenep, Sabtu (6/6/2026) malam. Kegiatan yang menjadi agenda budaya tahunan Kabupaten Sumenep itu berhasil menarik perhatian ribuan masyarakat yang memadati kawasan pusat kota sejak sore hari.

Pembukaan parade dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, S.Sos., M.Si., mewakili Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H. Kehadirannya menandai dimulainya rangkaian parade yang selama ini dikenal sebagai salah satu ajang pelestarian seni tradisional terbesar di Madura.

Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep beserta jajaran, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, unsur Forkopimcam, pimpinan BUMN dan BUMD, tokoh masyarakat, pegiat seni budaya, serta masyarakat umum yang memenuhi area kegiatan.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Agus Dwi Saputra menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan penyelenggaraan Parade Musik Tong-Tong 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kepedulian masyarakat terhadap warisan budaya daerah masih sangat tinggi.

“Parade Musik Tong-Tong merupakan wujud kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal. Pemerintah Kabupaten Sumenep mengapresiasi seluruh panitia, komunitas seni, pelaku budaya, dan masyarakat yang terus menjaga eksistensi tradisi ini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa musik tong-tong bukan sekadar pertunjukan hiburan, melainkan bagian dari identitas budaya Madura yang sarat nilai sejarah, kebersamaan, kreativitas, dan semangat gotong royong. Karena itu, keberadaannya perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda agar tidak tergerus perkembangan zaman.

Pemerintah Kabupaten Sumenep, lanjutnya, berkomitmen menjadikan sektor kebudayaan sebagai salah satu pilar pembangunan daerah yang terintegrasi dengan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Melalui kegiatan budaya seperti Parade Musik Tong-Tong, pemerintah berharap dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Parade ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi bagi para seniman, tetapi juga memiliki potensi besar untuk memperkuat sektor pariwisata dan memperkenalkan kekayaan budaya Sumenep ke tingkat yang lebih luas,” katanya.

Sepanjang jalannya parade, puluhan grup musik tong-tong menampilkan berbagai kreasi musik dan atraksi budaya yang memukau ribuan penonton. Irama tabuhan khas yang berpadu dengan kreativitas para peserta menciptakan suasana meriah dan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Tingginya antusiasme warga yang memadati lokasi acara menunjukkan bahwa seni tradisional masih memiliki tempat penting di tengah kehidupan masyarakat modern. Kondisi tersebut sekaligus menjadi optimisme bagi keberlangsungan budaya lokal di masa mendatang.

Menutup sambutan Bupati Sumenep, Agus Dwi Saputra mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan bersama-sama merawat warisan budaya sebagai aset berharga daerah.

Usai menyampaikan sambutan, Sekda Kabupaten Sumenep secara resmi membuka Parade Musik Tong-Tong Tahun 2026 dengan mengucapkan basmalah yang disambut tepuk tangan meriah dari ribuan masyarakat yang hadir.

Melalui penyelenggaraan Parade Musik Tong-Tong 2026, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap warisan budaya Madura dapat terus lestari sekaligus memperkuat posisi Sumenep sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Indonesia.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jumat Berkah Satlantas Polresta Sumenep Sapa Komunitas Ojol dan Ingatkan Tertib Berlalu Lintas
Dua Unit Damkar Sumenep Diterjunkan, Kebakaran di Kerta Timur Berhasil Dipadamkan
Kepala Sekolah: Tegas Tanpa Otoriter. bukti kepemimpinan sehat yang tak lahir dari ketakutan.
Polres Lampung Tengah Kawal Pemusnahan Rokok Ilegal, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
PMK Polsek Seputih Banyak Jadi Ruang Warga Sampaikan Aspirasi
Kangean Jadi Perhatian Bappenas, Masa Depan Pembangunan Kepulauan Sumenep Dipetakan
Satreskrim Polresta Sumenep Ungkap Kasus Perkosaan dan Percabulan terhadap Anak Satu Tersangka Diamankan
Hari Pramuka ke-65, Wabup Sumenep Dorong Pramuka Turun Langsung Layani Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:27 WIB

Jumat Berkah Satlantas Polresta Sumenep Sapa Komunitas Ojol dan Ingatkan Tertib Berlalu Lintas

Kamis, 10 September 2026 - 22:58 WIB

Dua Unit Damkar Sumenep Diterjunkan, Kebakaran di Kerta Timur Berhasil Dipadamkan

Kamis, 10 September 2026 - 21:49 WIB

Kepala Sekolah: Tegas Tanpa Otoriter. bukti kepemimpinan sehat yang tak lahir dari ketakutan.

Kamis, 10 September 2026 - 19:10 WIB

Polres Lampung Tengah Kawal Pemusnahan Rokok Ilegal, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Kamis, 10 September 2026 - 19:08 WIB

PMK Polsek Seputih Banyak Jadi Ruang Warga Sampaikan Aspirasi

Berita Terbaru

Nasional

PMK Polsek Seputih Banyak Jadi Ruang Warga Sampaikan Aspirasi

Kamis, 10 Sep 2026 - 19:08 WIB