SUMENEP Lintasmadura.id– Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menumbuhkan budaya membaca di kalangan pelajar terus diwujudkan melalui berbagai program literasi. Salah satunya dengan menghadirkan layanan Mobil Perpustakaan Keliling (Perpusling) milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) ke sekolah-sekolah, termasuk SDN Taman Sare 1, Kecamatan Dungkek, Kamis (23/7/2026).
Kedatangan Perpusling disambut penuh antusias oleh para siswa. Mereka tampak berebut memilih buku-buku yang tersedia, membaca bersama teman, hingga berdialog dengan petugas perpustakaan mengenai berbagai koleksi bacaan. Suasana belajar pun berubah menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Dispusip untuk memperluas akses terhadap bahan bacaan, khususnya bagi sekolah yang berada di wilayah pedesaan dan kepulauan, sehingga seluruh anak memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pengetahuan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pustakawan Ahli Muda Dispusip Kabupaten Sumenep, Drs. Syaiful Bahri, yang mewakili Kepala Dispusip Rudi Yuyianto, SE., M.Si., menegaskan bahwa layanan perpustakaan keliling merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan budaya literasi.
Menurutnya, kehadiran Perpusling bukan sekadar membawa koleksi buku, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kebiasaan membaca sejak usia dini.
“Kami ingin memastikan seluruh anak, tanpa terkecuali, dapat menikmati bacaan yang berkualitas. Buku adalah jendela pengetahuan yang mampu membuka wawasan sekaligus membentuk karakter generasi muda,” ujar Syaiful Bahri.
Ia menjelaskan, literasi memiliki peran penting dalam membangun karakter sekaligus memperkenalkan identitas daerah kepada generasi muda. Karena itu, Dispusip juga menyediakan berbagai buku yang memuat bahasa ibu, bahasa daerah, hingga cerita mengenai sejarah dan destinasi wisata religi di Kabupaten Sumenep.
“Melalui buku-buku tersebut, anak-anak tidak hanya belajar membaca, tetapi juga mengenal budaya, sejarah, dan nilai-nilai lokal yang menjadi kebanggaan masyarakat Sumenep,” katanya.
Syaiful berharap layanan Mobil Perpustakaan Keliling dapat terus menjangkau lebih banyak sekolah agar minat baca masyarakat semakin meningkat dan budaya literasi tumbuh secara berkelanjutan.
“Harapan kami, Perpusling mampu melahirkan generasi yang gemar membaca, memiliki wawasan luas, berpikir kritis, serta bangga terhadap bahasa dan budaya daerahnya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SDN Taman Sare 1 Kecamatan Dungkek memberikan apresiasi atas konsistensi Dispusip Sumenep dalam menghadirkan layanan literasi langsung ke lingkungan sekolah.
Ia menilai kehadiran Mobil Perpustakaan Keliling memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para siswa karena mereka dapat menikmati beragam koleksi buku secara langsung tanpa harus mengunjungi perpustakaan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Dispusip Kabupaten Sumenep. Kehadiran Perpusling menjadi motivasi bagi anak-anak untuk semakin mencintai kegiatan membaca dan terus memperluas pengetahuan mereka,” ujarnya.
Pihak sekolah berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan agar budaya membaca semakin mengakar di kalangan pelajar. Dengan demikian, diharapkan lahir generasi muda Sumenep yang cerdas, berprestasi, berkarakter, serta memiliki kecintaan tinggi terhadap literasi dan budaya lokal.












