DUGAAN TAMBANG GALIAN C ILEGAL DI WILAYAH WRINGINANOM GRESIK

- Penulis

Senin, 14 September 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GRESIK,lintasmadura.id-Aktivitas penambangan galian C berupa tanah uruk di kecamatan wringinanom,kabupaten Gresik,Jawa Timur tepatnya di area persawahan Kesamben kulon

diduga beroperasi tanpa izin resmi alias ilegal. Aktivitas ini terpantau menggunakan alat berat berupa satu unit ekskavator serta melibatkan armada truk pengangkut material yang lalu-lalang di lokasi, Senin 14 sep 2026

Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan penambangan tersebut dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak kerusakan lingkungan serta merugikan negara.

Saat awak media mencoba melakukan konfirmasi terkait legalitas dan dokumen perizinan resmi kepada pekerja di lokasi, para pekerja enggan memberikan penjelasan substantif. Mereka justru mengarahkan awak media untuk mendatangi seseorang yang disebut sebagai pengelola atau pimpinan bernama Bu (N).

Namun, ketika dimintai nomor kontak atau WhatsApp untuk keperluan konfirmasi lebih lanjut, pekerja mengaku tidak memilikinya. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar mengingat janggal seorang pekerja lapangan tidak memiliki akses komunikasi dengan pimpinan atau pemilik usaha tambang tempatnya bekerja merek malah menyuruh WhatsApp ke sala satu nama pak (P) pengakuan dari pekerja pak (P) selaku koordinator lapangan.

Menanggapi maraknya dugaan aktivitas penambangan liar ini, berbagai pihak mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Polres Gresik dan Polda Jawa Timur, agar tidak menutup mata dan segera mengambil tindakan tegas. Aktivitas galian C ilegal dinilai tidak hanya merusak ekosistem alam dan lahan produktif berupa sawah/kebun, tetapi juga berpotensi merugikan keuangan negara akibat lolos dari sektor perpajakan dan retribusi sah.

Landasan Hukum dan Ancaman Pidana Kegiatan penambangan tanpa izin resmi merupakan pelanggaran hukum serius yang diatur dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia:

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

Pasal 158 dengan tegas menyatakan bahwa: “Setiap orang yang melakukan Penambangan tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah).”

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH). Kegiatan yang merusak lingkungan hidup dan alih fungsi lahan tanpa izin AMDAL atau UKL-UPL dapat dijerat dengan sanksi pidana penjara serta denda berat sesuai ketentuan perundang-undangan lingkungan.

Masyarakat dan awak media berharap Polres Gresik dan Polda Jawa Timur segera menerjunkan tim investigasi ke lokasi guna memeriksa legalitas operasional tambang tersebut serta menindak tegas oknum-oknum yang terlibat demi menegakkan supremasi hukum di Kabupaten Gresik.

(Uki)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolresta Sumenep Pimpin Upacara Serentak di Sekolah, Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Pelajar
Kantor SAR Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Dan Puluhan Personil Dukung Operasi SAR KMP Virgi Tranportasi 8
Bappeda Sumenep Kawal Transformasi Energi di Kepulauan, Gili Raja dan Kangean Jadi Sorotan
Bhabinkamtibmas Jadi Ujung Tombak Polri, Dekatkan Diri dengan Pelajar Lewat Upacara Bendera
Dukung Indonesia Emas 2045, Kapolsek Camplong Pimpin Upacara dan Edukasi Anti-Bullying Serta Kenakalan Remaja di SMPN 3 Camplong
Tanamkan Budaya Tertib Sejak Dini, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Siswa SMPN 1 Sumenep
Polresta Sumenep Dirikan Tiga Posko Terpadu Tanggap Darurat Terkait Hilang Kontak KM Virgo Transport 8
Dugaan komplotan mafia bbm sepedah motor thunder marak di wilayah balopangang Gresik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:36 WIB

Kapolresta Sumenep Pimpin Upacara Serentak di Sekolah, Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Pelajar

Senin, 14 September 2026 - 14:03 WIB

DUGAAN TAMBANG GALIAN C ILEGAL DI WILAYAH WRINGINANOM GRESIK

Senin, 14 September 2026 - 13:42 WIB

Kantor SAR Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Dan Puluhan Personil Dukung Operasi SAR KMP Virgi Tranportasi 8

Senin, 14 September 2026 - 12:16 WIB

Bappeda Sumenep Kawal Transformasi Energi di Kepulauan, Gili Raja dan Kangean Jadi Sorotan

Senin, 14 September 2026 - 11:33 WIB

Bhabinkamtibmas Jadi Ujung Tombak Polri, Dekatkan Diri dengan Pelajar Lewat Upacara Bendera

Berita Terbaru

Nasional

DUGAAN TAMBANG GALIAN C ILEGAL DI WILAYAH WRINGINANOM GRESIK

Senin, 14 Sep 2026 - 14:03 WIB