Jeritan Warga Gendang Barat: Air Bersih Masih Sulit, Transparansi Dana Desa dan CSR Dinilai Macet”

- Penulis

Sabtu, 5 September 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYAM,SUMENEP Lintasmadura.id— Tata kelola alokasi Dana Desa (DD) untuk sektor sarana air bersih serta kejelasan alokasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) di Desa Gendang Barat, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, menjadi sorotan warga setempat. Masyarakat mengeluhkan lambatnya respons dari Pemerintah Desa (Pemdes) dalam menindaklanjuti aspirasi terkait pemenuhan kebutuhan dasar tersebut.

​Sejumlah warga menyatakan bahwa fasilitas penunjang air bersih yang bersumber dari anggaran desa belum dirasakan manfaatnya secara merata. Di sisi lain, masyarakat juga mempertanyakan transparansi besaran serta penggunaan dana CSR perusahaan yang diperuntukkan bagi pembangunan dan kesejahteraan desa.

​Merespons kondisi tersebut, perwakilan warga merencanakan pemanfaatan mekanisme pengawasan publik sesuai koridor hukum yang berlaku. Langkah awal yang disiapkan meliputi pengajuan surat Permohonan Informasi Publik secara tertulis kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Desa guna memperoleh rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) serta laporan pengelolaan dana kemitraan.

Apabila upaya komunikasi internal dan permohonan informasi tidak memperoleh tanggapan resmi dalam tenggat waktu yang diatur undang-undang, warga berencana meneruskan aduan ini kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk memohon Musyawarah Desa (Musdes) Khusus, serta menyampaikan laporan resmi terkait dugaan maladministrasi pelayanan publik ke Inspektorat Daerah Kabupaten Sumenep dan Ombudsman Republik Indonesia.

​Upaya konfirmasi kepada Pemerintah Desa Gendang Barat terus dilakukan guna mendapatkan klarifikasi dan perimbangan informasi terkait tindak lanjut penanganan sarana air bersih serta transparansi anggaran yang dipertanyakan masyarakat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Unit Damkar Sumenep Diterjunkan, Kebakaran di Kerta Timur Berhasil Dipadamkan
Kepala Sekolah: Tegas Tanpa Otoriter. bukti kepemimpinan sehat yang tak lahir dari ketakutan.
Polres Lampung Tengah Kawal Pemusnahan Rokok Ilegal, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
PMK Polsek Seputih Banyak Jadi Ruang Warga Sampaikan Aspirasi
Kangean Jadi Perhatian Bappenas, Masa Depan Pembangunan Kepulauan Sumenep Dipetakan
Satreskrim Polresta Sumenep Ungkap Kasus Perkosaan dan Percabulan terhadap Anak Satu Tersangka Diamankan
Hari Pramuka ke-65, Wabup Sumenep Dorong Pramuka Turun Langsung Layani Masyarakat
Antrean Truk KMP HULALO di Kalianget Disorot, KSOP Diminta Tegakkan Mekanisme yang Transparan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:58 WIB

Dua Unit Damkar Sumenep Diterjunkan, Kebakaran di Kerta Timur Berhasil Dipadamkan

Kamis, 10 September 2026 - 21:49 WIB

Kepala Sekolah: Tegas Tanpa Otoriter. bukti kepemimpinan sehat yang tak lahir dari ketakutan.

Kamis, 10 September 2026 - 19:10 WIB

Polres Lampung Tengah Kawal Pemusnahan Rokok Ilegal, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Kamis, 10 September 2026 - 19:08 WIB

PMK Polsek Seputih Banyak Jadi Ruang Warga Sampaikan Aspirasi

Kamis, 10 September 2026 - 16:52 WIB

Kangean Jadi Perhatian Bappenas, Masa Depan Pembangunan Kepulauan Sumenep Dipetakan

Berita Terbaru

Nasional

PMK Polsek Seputih Banyak Jadi Ruang Warga Sampaikan Aspirasi

Kamis, 10 Sep 2026 - 19:08 WIB