BANGKALAN Lintasmadura.id – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa hingga ke pelosok pedesaan. Di tengah suasana asri persawahan Desa Mano’an, Kecamatan Kokop, puluhan siswa UPTD SD Negeri Mano’an 03 tampak penuh semangat mengikuti latihan gerak jalan sebagai persiapan menghadapi lomba tingkat Kecamatan Kokop dalam rangka memeriahkan peringatan 17 Agustus 2026.
Dengan mengenakan seragam pramuka, para peserta berlatih menyusuri jalan desa. Langkah demi langkah mereka diselaraskan agar tampil kompak, disiplin, dan penuh percaya diri saat hari perlombaan tiba. Sorak semangat serta arahan para guru menjadi penyemangat tersendiri di tengah udara pedesaan yang sejuk. 28/7/2026
Kepala UPTD SD Negeri Mano’an 03, Wahet Fauzi, mengatakan bahwa latihan rutin dilaksanakan setiap hari agar seluruh peserta mampu menunjukkan kekompakan dan kedisiplinan yang maksimal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami terus membimbing anak-anak agar gerakan mereka seragam, kompak, dan disiplin. Bukan hanya mengejar prestasi, tetapi juga menanamkan karakter kerja sama, tanggung jawab, serta rasa cinta tanah air sejak usia dini,” ujar Wahet Fauzi.
Ia menambahkan, antusiasme siswa sangat tinggi. Meski harus berlatih di bawah terik matahari, mereka tetap mengikuti setiap arahan guru dengan penuh semangat.
“Alhamdulillah, anak-anak sangat bersemangat. Mereka datang tepat waktu, mengikuti latihan dengan sungguh-sungguh, bahkan saling menyemangati satu sama lain. Semangat seperti inilah yang ingin terus kami tumbuhkan,” lanjutnya.
Selain mempersiapkan diri untuk lomba gerak jalan, UPTD SD Negeri Mano’an 03 juga turut ambil bagian dalam lomba kebersihan lingkungan sekolah tingkat pendidikan se-Kecamatan Kokop. Menurut Wahet Fauzi, kedua kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendidikan karakter yang mengajarkan kedisiplinan, kepedulian terhadap lingkungan, dan semangat gotong royong.
Di sisi lain, pegiat media sosial asal Kokop, Aruf Kenzo (Ma’ruf), menyampaikan apresiasi atas semangat yang ditunjukkan para siswa. Menurutnya, semangat anak-anak desa merupakan cerminan bahwa nilai-nilai perjuangan para pahlawan masih hidup di hati generasi muda.
“Saya merasa bangga melihat adik-adik dari UPTD SDN Mano’an 03. Di tengah keterbatasan, mereka tetap berlatih dengan penuh semangat. Inilah wajah Indonesia yang sesungguhnya, semangat yang tumbuh dari desa dengan hati yang tulus,” tuturnya.
Aruf Kenzo juga menilai bahwa perjuangan para siswa tidak hanya untuk meraih juara, tetapi menjadi pembelajaran tentang kerja keras dan kebersamaan.
“Menang memang membanggakan, tetapi semangat berlatih, disiplin, menghargai teman, dan menghormati guru adalah kemenangan yang jauh lebih besar. Pengalaman seperti ini akan menjadi bekal berharga bagi mereka di masa depan,” tegas Aruf Alumni dari lembaga tersebut.
Latihan yang berlangsung sederhana di jalan-jalan desa itu menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tidak pernah padam. Dari Desa Mano’an, langkah-langkah kecil para pelajar terus diayunkan, membawa harapan agar nilai persatuan, disiplin, dan cinta tanah air tetap terjaga dari generasi ke generasi.
Ia berharap masyarakat memberikan dukungan penuh kepada seluruh peserta didik yang akan mengharumkan nama sekolah dan desa masing-masing.
“Mari kita berikan doa dan dukungan kepada adik-adik kita. Apa pun hasil perlombaannya nanti, mereka sudah menjadi kebanggaan karena berani berusaha, berlatih tanpa lelah, dan membawa semangat Merah Putih hingga ke pelosok pedesaan,” pungkasnya.
aba












