Pemkab Sumenep Gencarkan Reaktivasi Pasar Sapi, Perkuat Ekonomi Berbasis Peternakan

- Penulis

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP Lintasmadura.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui sektor peternakan. Salah satu langkah yang kini dipercepat adalah menghidupkan kembali sejumlah pasar sapi sebagai pusat aktivitas perdagangan ternak yang sempat mengalami penurunan.

Upaya tersebut diawali dengan kegiatan sosialisasi yang dilakukan UPTD Pasar Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) Kabupaten Sumenep kepada para pedagang di Pasar Sapi Lenteng.

Kepala UPTD Pasar Diskop UKM dan Perindag Kabupaten Sumenep, Subaidi, SH, turun langsung bersama jajaran pengelola pasar untuk berdialog dengan para pedagang. Kunjungan itu menjadi bagian dari persiapan reaktivasi tiga pasar sapi lainnya, yakni Pasar Sapi Dasuk, Gapura, dan Rubaru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Subaidi, keterlibatan pedagang dalam tahap awal sangat penting agar kebijakan yang diterapkan pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan. Karena itu, selain memberikan sosialisasi, pihaknya juga menyerap berbagai aspirasi dan masukan sebagai bahan evaluasi.

“Kami ingin memastikan seluruh pedagang memahami rencana ini sekaligus menyampaikan kebutuhan mereka. Sosialisasi ini merupakan langkah awal sebelum Pasar Sapi Dasuk, Gapura, dan Rubaru kembali beroperasi. Harapan kami, aktivitas perdagangan sapi semakin berkembang dan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat di berbagai wilayah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pasar sapi memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian daerah. Keberadaannya tidak hanya menjadi tempat bertemunya penjual dan pembeli, tetapi juga menjadi pusat perputaran ekonomi yang melibatkan peternak, pengepul, jasa angkutan, hingga pelaku usaha pendukung lainnya.

Oleh sebab itu, Pemkab Sumenep berkomitmen melakukan pembenahan secara bertahap agar pasar-pasar tersebut mampu memberikan pelayanan yang lebih baik serta menciptakan suasana perdagangan yang aman, tertib, nyaman, dan kondusif.

“Kami ingin menghadirkan pasar yang dikelola dengan baik sehingga pedagang maupun pembeli merasa nyaman bertransaksi. Ketika kepercayaan masyarakat meningkat, maka volume perdagangan juga akan ikut tumbuh,” kata Subaidi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan program reaktivasi pasar sapi memerlukan kolaborasi seluruh pihak. Sinergi antara pemerintah daerah, pengelola pasar, pedagang, dan para peternak menjadi kunci agar pasar ternak kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi yang produktif.

“Kami optimistis dengan dukungan semua pihak, Pasar Sapi Lenteng, Dasuk, Gapura, dan Rubaru dapat kembali menjadi sentra perdagangan ternak yang ramai. Hal ini tentu akan memberikan nilai tambah bagi peternak, meningkatkan pendapatan pedagang, sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat Kabupaten Sumenep,” tegasnya.

Melalui langkah jemput bola tersebut, Pemkab Sumenep berharap reaktivasi pasar sapi mampu memperluas jaringan distribusi ternak, membuka lebih banyak peluang usaha, serta mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi di berbagai kecamatan. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjadikan sektor peternakan sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelaku Pencurian Toko di Dungkek Berhasil Diamankan, Polsek Sita Berbagai Barang Bukti
Kecelakaan Beruntun di Jalan Raya Blega Tiga Kendaraan Ringsek Satu Korban Luka Ringan Berahir Damai
Sunday Batik on the Street 2026, Pemkab Sumenep Perkuat Eksistensi Batik Lokal sebagai Ikon Budaya dan Penggerak UMKM
Halo Kapolresta Diperkenalkan ke Lingkungan DLH Sumenep, Satlantas Perkuat Sinergi Pelayanan dengan Masyarakat SUMENEP – Polresta
Optimistis Panen Bagus, Bhabinkamtibmas Laporkan Tanaman Jagung di Gunting Tumbuh Subur
ANAK DISABILITAS DI SAMPANG MEMPERTANYAKAN KEADILAN HIKUM BAGI DIRINYA
Polres Lamongan Ungkap Kasus Pencurian Kotak Amal Masjid, Tersangka Residivis Diamankan
Polri Peduli : Polres Bondowoso Santuni Nenek Sebatangkara
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:04 WIB

Pelaku Pencurian Toko di Dungkek Berhasil Diamankan, Polsek Sita Berbagai Barang Bukti

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:11 WIB

Kecelakaan Beruntun di Jalan Raya Blega Tiga Kendaraan Ringsek Satu Korban Luka Ringan Berahir Damai

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:06 WIB

Sunday Batik on the Street 2026, Pemkab Sumenep Perkuat Eksistensi Batik Lokal sebagai Ikon Budaya dan Penggerak UMKM

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:53 WIB

Halo Kapolresta Diperkenalkan ke Lingkungan DLH Sumenep, Satlantas Perkuat Sinergi Pelayanan dengan Masyarakat SUMENEP – Polresta

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

Pemkab Sumenep Gencarkan Reaktivasi Pasar Sapi, Perkuat Ekonomi Berbasis Peternakan

Berita Terbaru