Pemkab Sumenep Resmi Terapkan Manajemen Talenta ASN, SIMANTRA Jadi Instrumen Baru Reformasi Birokrasi

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP Lintasmadura.id– Pemerintah Kabupaten Sumenep semakin serius membangun birokrasi yang profesional dan berorientasi pada kinerja. Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMANTRA) yang dirangkai dengan Sosialisasi Implementasi Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Bupati Sumenep, Senin (22/6/2026).

Peluncuran aplikasi berbasis digital ini menjadi tonggak penting dalam upaya reformasi birokrasi di lingkungan Pemkab Sumenep. Kehadiran SIMANTRA diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan ASN yang lebih objektif, transparan, dan berbasis kompetensi.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa penerapan manajemen talenta bukan sekadar memenuhi amanat regulasi. Lebih dari itu, kebijakan tersebut merupakan investasi strategis untuk menyiapkan sumber daya aparatur yang unggul dan siap menghadapi dinamika pemerintahan modern.

Menurutnya, kualitas pelayanan publik sangat ditentukan oleh kemampuan pemerintah dalam mengelola potensi pegawai secara tepat. Karena itu, setiap ASN harus mendapatkan ruang pengembangan sesuai kapasitas dan kompetensi yang dimiliki.

“Melalui pengelolaan sumber daya aparatur yang tepat, kami berharap dapat mewujudkan pemerintahan yang semakin efektif, responsif, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan,” ujar Bupati Fauzi.

Dengan dukungan SIMANTRA, proses pemetaan kompetensi, potensi, serta kinerja ASN kini dilakukan secara lebih terukur dan berbasis data. Sistem tersebut memungkinkan pemerintah daerah menempatkan pegawai sesuai kemampuan dan kebutuhan organisasi, sehingga prinsip the right man on the right place dapat diterapkan secara optimal.

Bupati Fauzi menilai, penempatan ASN yang sesuai kompetensi akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mempercepat capaian pembangunan daerah.

Tidak hanya itu, manajemen talenta juga diproyeksikan sebagai sarana menyiapkan regenerasi kepemimpinan di lingkungan birokrasi. Melalui pemetaan yang sistematis, pemerintah dapat mengidentifikasi dan membina aparatur berpotensi untuk mengisi jabatan strategis pada masa mendatang.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, perubahan regulasi yang dinamis, serta meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik, ASN dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas diri. Kompetensi teknis, kemampuan beradaptasi, dan integritas menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan tersebut.

“Pemerintah membutuhkan ASN yang memiliki kapasitas, integritas, serta kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan transformasi birokrasi tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi yang digunakan. Faktor penentu utamanya tetap berada pada kualitas sumber daya manusia yang menjalankan sistem tersebut.

Karena itu, ASN Sumenep didorong untuk terus memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, serta membangun budaya kerja yang disiplin, inovatif, dan berintegritas guna mewujudkan pelayanan publik yang semakin prima.

Dengan implementasi SIMANTRA dan manajemen talenta yang terintegrasi, Pemkab Sumenep optimistis dapat menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih modern, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polresta Sumenep Dirikan Tiga Posko Terpadu Tanggap Darurat Terkait Hilang Kontak KM Virgo Transport 8
Dugaan komplotan mafia bbm sepedah motor thunder marak di wilayah balopangang Gresik
DORONG LEGACY BUPATI SUMENEP, EX RELAWAN AF USULKAN CSR 100% UNTUK INFRASTRUKTUR DAN SDM
Diduga Aniaya Menantu, Pria Asal Menganti, Desa Gempol Kurung RT 04, RW 05, Dilaporkan ke Polres Gresik
Patungan Beli Sabu, Dua Pria di Sumenep Diamankan Polisi
Viralnya Tambang Emas Ilegal Di Lebak : Ketua LSM Laskar NKRI DPW Banten Mendesak APH Tangkap Bos Besarnya Demi Tegaknya Regulasi Bukan Gurandil Yang Mencari Sesuap Nasi
Bappeda Sumenep Hidupkan Lagi PosCurhat, Warga Didorong Aktif Sampaikan Aspirasi
Swadaya Warga, Jalan Poros Desa Pekalongan Dibangun Sepanjang 3 Kilometer”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:13 WIB

Polresta Sumenep Dirikan Tiga Posko Terpadu Tanggap Darurat Terkait Hilang Kontak KM Virgo Transport 8

Minggu, 13 September 2026 - 20:00 WIB

Dugaan komplotan mafia bbm sepedah motor thunder marak di wilayah balopangang Gresik

Minggu, 13 September 2026 - 18:30 WIB

DORONG LEGACY BUPATI SUMENEP, EX RELAWAN AF USULKAN CSR 100% UNTUK INFRASTRUKTUR DAN SDM

Minggu, 13 September 2026 - 06:29 WIB

Diduga Aniaya Menantu, Pria Asal Menganti, Desa Gempol Kurung RT 04, RW 05, Dilaporkan ke Polres Gresik

Sabtu, 12 September 2026 - 21:53 WIB

Patungan Beli Sabu, Dua Pria di Sumenep Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Nasional

Patungan Beli Sabu, Dua Pria di Sumenep Diamankan Polisi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 21:53 WIB