Junjung Persaudaraan dan Hormati Hukum”, Pesan Wakapolres Bondowoso di Pengesahan 187 Warga Baru PSHT

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bondowoso Lintasmadura.id– Semangat persaudaraan, pelestarian budaya pencak silat, dan kebersamaan lintas elemen masyarakat mewarnai prosesi pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bondowoso Pusat Madiun. Di tengah suasana sakral Malam Satu Suro, kegiatan yang diikuti ratusan peserta tersebut berlangsung aman dan kondusif berkat sinergi pengamanan yang melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, serta unsur internal organisasi.

 

Prosesi pengesahan warga baru Tingkat I Tahun 2026 digelar mulai Jumat (19/6/2026) pukul 18.00 WIB hingga Sabtu (20/6/2026) dini hari pukul 03.00 WIB. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah yang sarat dengan nilai spiritual, budaya, dan penguatan karakter generasi muda.

 

Sebanyak 187 calon warga dari 20 ranting dan komisariat se Kabupaten Bondowoso mengikuti prosesi pengesahan. Mereka didampingi sekitar 300 warga dan panitia. Acara dipimpin dewan pengesah dari PSHT Cabang Jember, Situbondo, dan Bondowoso serta dihadiri unsur Forkopimda dan instansi terkait.

 

Dalam sambutannya, Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas kontribusi PSHT dalam membina generasi muda melalui olahraga bela diri yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial.

 

“Kami mengapresiasi PSHT yang terus konsisten melestarikan budaya bangsa sekaligus membentuk generasi muda yang berkarakter. Warga baru yang disahkan malam ini diharapkan menjadi teladan di tengah masyarakat, menjunjung tinggi persaudaraan, menghormati hukum, serta menjadi bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Bondowoso,” ujar Kompol I Gede Suartika kepada awak media masbhabinnews.

 

Sementara itu, Ketua Cabang PSHT Bondowoso Widjianto, S.Pd., berpesan kepada seluruh warga yang baru disahkan agar senantiasa menjaga nama baik organisasi, memegang teguh ajaran asah, asih, asuh, serta mengamalkan nilai nilai luhur PSHT dalam kehidupan sehari hari.

 

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, Wakapolres Bondowoso memimpin langsung pola pengamanan terpadu dengan melibatkan personel Polsek jajaran, Kodim 0822 Bondowoso, Dinas Perhubungan, Satpol PP, pengamanan internal PSHT, serta unsur terkait lainnya.

 

Selain itu, Wakapolres juga menyiagakan personel Polsek jajaran, Tim Tangkal Polres Bondowoso, serta anggota Polri yang merupakan bagian dari keluarga besar PSHT. Seluruh kekuatan pengamanan tersebut dipusatkan di Polsek Curahdami sebagai titik kendali dan koordinasi selama pelaksanaan kegiatan.

 

Selain personel Polsek Curahdami, pengamanan juga diperkuat oleh personel gabungan dari berbagai Polsek jajaran dan Tim Tangkal Polres Bondowoso. Sejumlah anggota ditempatkan di titik titik strategis dan jalur yang berpotensi dilalui rombongan penggembira guna mengantisipasi gangguan keamanan, kemacetan lalu lintas, maupun potensi gangguan ketertiban lainnya.

 

Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup dengan mengedepankan pendekatan humanis. Langkah koordinasi, pengawalan, pemantauan mobilitas peserta, hingga pengamanan jalur perlintasan dilaksanakan secara terukur sehingga seluruh tahapan kegiatan dapat berlangsung dalam suasana aman, nyaman, dan kondusif.

 

Berkat sinergi seluruh pihak, prosesi pengesahan 187 warga baru PSHT Cabang Bondowoso berjalan lancar tanpa adanya gangguan yang berarti. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan yang dibangun melalui pencak silat mampu berjalan beriringan dengan komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Momentum pengesahan ini bukan sekedar seremoni organisasi, melainkan tonggak lahirnya warga warga baru yang diharapkan mampu membawa nilai persaudaraan, kebangsaan, dan kedamaian ke tengah masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat antara organisasi, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat, Bondowoso kembali menunjukkan bahwa kebersamaan adalah fondasi utama dalam menjaga harmoni dan kondusivitas daerah

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polresta Sumenep Dirikan Tiga Posko Terpadu Tanggap Darurat Terkait Hilang Kontak KM Virgo Transport 8
Dugaan komplotan mafia bbm sepedah motor thunder marak di wilayah balopangang Gresik
DORONG LEGACY BUPATI SUMENEP, EX RELAWAN AF USULKAN CSR 100% UNTUK INFRASTRUKTUR DAN SDM
Diduga Aniaya Menantu, Pria Asal Menganti, Desa Gempol Kurung RT 04, RW 05, Dilaporkan ke Polres Gresik
Patungan Beli Sabu, Dua Pria di Sumenep Diamankan Polisi
Viralnya Tambang Emas Ilegal Di Lebak : Ketua LSM Laskar NKRI DPW Banten Mendesak APH Tangkap Bos Besarnya Demi Tegaknya Regulasi Bukan Gurandil Yang Mencari Sesuap Nasi
Bappeda Sumenep Hidupkan Lagi PosCurhat, Warga Didorong Aktif Sampaikan Aspirasi
Swadaya Warga, Jalan Poros Desa Pekalongan Dibangun Sepanjang 3 Kilometer”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:13 WIB

Polresta Sumenep Dirikan Tiga Posko Terpadu Tanggap Darurat Terkait Hilang Kontak KM Virgo Transport 8

Minggu, 13 September 2026 - 20:00 WIB

Dugaan komplotan mafia bbm sepedah motor thunder marak di wilayah balopangang Gresik

Minggu, 13 September 2026 - 18:30 WIB

DORONG LEGACY BUPATI SUMENEP, EX RELAWAN AF USULKAN CSR 100% UNTUK INFRASTRUKTUR DAN SDM

Minggu, 13 September 2026 - 06:29 WIB

Diduga Aniaya Menantu, Pria Asal Menganti, Desa Gempol Kurung RT 04, RW 05, Dilaporkan ke Polres Gresik

Sabtu, 12 September 2026 - 21:53 WIB

Patungan Beli Sabu, Dua Pria di Sumenep Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Nasional

Patungan Beli Sabu, Dua Pria di Sumenep Diamankan Polisi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 21:53 WIB