Film Pendek “Bisikan Luhur”, Karya Mahasiswa Uniba Madura yang Mengangkat Horor Bernuansa Budaya

- Penulis

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP lintasmadura.id– Dunia perfilman kampus di Madura kembali melahirkan karya kreatif yang sarat pesan moral. Mahasiswa Program Studi Kajian Film, Televisi dan Media (KFTM) Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Madura menghadirkan film pendek berjudul “Bisikan Luhur”, sebuah film horor budaya yang menggabungkan unsur misteri, tradisi lokal, dan refleksi kehidupan dalam satu cerita yang menarik.

Film yang diproduksi oleh Rawikara Pictures bersama FTM24 Solidarity tersebut menawarkan warna berbeda di tengah maraknya film horor yang lebih menonjolkan adegan menegangkan semata. Melalui “Bisikan Luhur”, penonton tidak hanya diajak merasakan suasana mencekam, tetapi juga memahami pentingnya menjaga nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Kisah dalam film ini berfokus pada sekelompok mahasiswa yang datang ke sebuah desa dengan membawa cara pandang modern. Kehadiran mereka perlahan memunculkan konflik ketika sikap yang ditunjukkan dianggap kurang menghormati adat dan tradisi yang dijunjung tinggi oleh masyarakat setempat.

Mulai dari mengabaikan nasihat para sesepuh hingga meremehkan aturan adat yang dianggap sakral, berbagai tindakan tersebut menjadi awal dari rangkaian peristiwa ganjil yang sulit dijelaskan secara logis. Teror demi teror kemudian mengiringi perjalanan mereka, hingga akhirnya membuka kesadaran tentang pentingnya menghargai budaya dan norma sosial yang berlaku di lingkungan sekitar.

Lebih dari sekadar tontonan horor, “Bisikan Luhur” hadir sebagai media edukasi yang mengingatkan generasi muda agar tidak kehilangan jati diri di tengah derasnya arus modernisasi. Film ini menyampaikan pesan bahwa kemajuan teknologi dan perkembangan zaman seharusnya tidak mengikis rasa hormat terhadap tradisi, adat istiadat, maupun nilai-nilai luhur yang menjadi identitas suatu masyarakat.

Di balik alur cerita yang penuh misteri, terselip berbagai pelajaran tentang pentingnya adab, toleransi, penghormatan terhadap keyakinan orang lain, serta sikap rendah hati dalam menjalani kehidupan. Nilai-nilai tersebut dikemas secara menarik sehingga mudah diterima oleh kalangan muda tanpa terasa menggurui.

Film ini juga menampilkan bagaimana budaya dan nilai keagamaan dapat berjalan beriringan secara harmonis. Tradisi digambarkan sebagai warisan yang perlu dijaga, sementara spiritualitas tetap menjadi pedoman utama dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Pemilihan genre horor budaya menjadi langkah kreatif yang dinilai efektif untuk menjangkau audiens yang lebih luas, khususnya Generasi Z. Dengan cerita yang dekat dengan realitas kehidupan pelajar dan mahasiswa, film ini diharapkan mampu menjadi sarana hiburan sekaligus pembelajaran tentang pentingnya melestarikan budaya lokal.

Kehadiran “Bisikan Luhur” sekaligus menunjukkan kemampuan mahasiswa Uniba Madura dalam memanfaatkan film sebagai media edukasi dan pelestarian budaya. Setelah sebelumnya sukses menghadirkan film “Sangkolan Kona”, karya terbaru ini menjadi bukti konsistensi mereka dalam mengangkat kearifan lokal Madura ke layar yang lebih luas.

Dalam waktu dekat, “Bisikan Luhur” dijadwalkan segera tayang. Film ini siap membawa penonton menyelami kisah horor yang tidak hanya menghadirkan ketegangan, tetapi juga meninggalkan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga identitas budaya, menghormati tradisi, dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Bondowoso Salurkan Air Bersih ke 20 Dusun, Warga Terdampak Kekeringan Merasa Tertolong
Arus Lalu Lintas Sumenep–Surabaya Macet Parah, Kendaraan Mengular di Wilayah Bangkalan
Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Bondowoso Rawat Kerukunan Lewat Aksi Bersih Tempat Ibadah
Polres Probolinggo Kota Amankan Komplotan Curanmor dan Pembobol Konter
Pelayanan Publik Jadi Prioritas, Kapolres Bondowoso Monitoring Kesiapan Polsek Jajaran
Polres Blitar Kota Amankan Tiga Tersangka Perampasan Modus Jebak Korban Lewat Aplikasi Kencan
Dukung Ketahanan Pangan, Kapolsek Klabang Pimpin Penanaman Benih Jagung “JENDRAL” di Desa Besuk
Jelang Hari Bhayangkara ke-80: Polres Sampang Salurkan 9 Ton Bibit Jagung dan Alsintan Demi Swasembada Pangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:45 WIB

Polres Bondowoso Salurkan Air Bersih ke 20 Dusun, Warga Terdampak Kekeringan Merasa Tertolong

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:25 WIB

Arus Lalu Lintas Sumenep–Surabaya Macet Parah, Kendaraan Mengular di Wilayah Bangkalan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:14 WIB

Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Bondowoso Rawat Kerukunan Lewat Aksi Bersih Tempat Ibadah

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:53 WIB

Polres Probolinggo Kota Amankan Komplotan Curanmor dan Pembobol Konter

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:51 WIB

Pelayanan Publik Jadi Prioritas, Kapolres Bondowoso Monitoring Kesiapan Polsek Jajaran

Berita Terbaru