SUMENEP lintasmadura.id– Satlantas Polres Sumenep terus mengedepankan pendekatan humanis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Salah satu langkah nyata yang dilakukan yakni melalui kegiatan Polantas Menyapa yang dipadukan dengan sosialisasi aplikasi JRku bersama Jasa Raharja kepada para pengemudi ojek online (ojol) di Pos Ojol Kamtibmas Sumenep, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi sekaligus ajang silaturahmi antara aparat kepolisian, Jasa Raharja, dan para pengemudi ojol yang sehari-hari beraktivitas di jalan raya. Dalam kesempatan itu, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan berkendara serta informasi terkait berbagai layanan digital yang tersedia melalui aplikasi JRku.
Dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Sumenep bersama perwakilan Jasa Raharja Sumenep, sosialisasi berlangsung interaktif. Para pengemudi ojol tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan, mulai dari tata cara berkendara yang aman hingga pemanfaatan teknologi untuk memperoleh layanan perlindungan kecelakaan lalu lintas secara lebih mudah.
Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Beny Kuncoro, S.Tr.K., S.I.K., mewakili Kapolres Sumenep, menegaskan bahwa program Polantas Menyapa merupakan bagian dari upaya Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai mitra yang memberikan edukasi dan pelayanan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online. Dengan komunikasi yang baik, pesan-pesan keselamatan berlalu lintas dapat tersampaikan secara efektif dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar AKP Beny Kuncoro.
Menurutnya, kerja sama dengan Jasa Raharja menjadi bentuk sinergi yang penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak dan perlindungan yang diberikan kepada korban kecelakaan lalu lintas. Kehadiran aplikasi JRku juga dinilai mampu mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai layanan secara cepat, praktis, dan transparan.
Lebih lanjut, AKP Beny menyebut pengemudi ojek online merupakan salah satu kelompok pengguna jalan dengan tingkat mobilitas yang cukup tinggi. Karena itu, edukasi mengenai keselamatan berkendara perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mampu menekan angka pelanggaran maupun risiko kecelakaan di jalan raya.
“Kami berharap para pengemudi ojol dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Ketika kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan semakin meningkat, maka keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kabupaten Sumenep juga akan semakin terwujud,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Sumenep dan Jasa Raharja berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan, sekaligus memperkuat sinergi dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, lancar, dan kondusif di Kabupaten Sumenep.














