Polres Ngawi Pastikan Teror Pocong Jadi – jadian Tidak Benar

- Penulis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGAWI Lintasmadura.id Jagat maya dan grup percakapan WhatsApp warga Ngawi baru-baru ini digemparkan oleh peredaran foto dan pesan berantai mengenai teror “pocong jadi-jadian”.

 

Dalam pesan berantai tersebut, pelaku disebut menggunakan kostum pocong dan membawa senjata tajam untuk melancarkan aksi kejahatan pada dini hari di wilayah Kecamatan Geneng, Gerih, hingga Ngawi Kota.

 

Kasi Humas Polres Ngawi Iptu Dian Ambarwati mengatakan bahwa kabar berantai itu tidak benar.

 

Hal itu dipastikan setelah petugas kepolisian melakukan penelusuran dan verifikasi faktual.

 

“Setelah dilakukan pengecekan secara mendalam di lokasi-lokasi yang disebutkan, kabar tentang adanya komplotan begal berkafan tersebut dipastikan tidak benar,” tegas Iptu Dian, Sabtu (30/5/26).

 

Ia juga menegaskan, Polres Ngawi Polda Jatim sudah menerjunkan tim untuk mengecek langsung ke lapangan.

 

“Kami pastikan bahwa kabar mengenai teror pocong jadi-jadian bersenjata tajam yang beredar di media sosial tersebut adalah berita bohong atau hoaks,” tegas Iptu Dian.

 

Sebelumnya, sebaran informasi yang membuat warga waswas itu menarasikan adanya tiga orang pelaku yang beroperasi menggunakan sepeda motor Honda Scoopy antara pukul 00.00 hingga 02.00.

 

Satu pelaku bertugas mengenakan kostum pocong untuk mengintai rumah warga, sementara dua lainnya bersiaga di atas motor sembari membawa senjata tajam jenis golok dan celurit.

 

Meski telah memastikan bahwa isu spesifik mengenai “pocong begal” tersebut adalah hoaks, Polres Ngawi Polda Jatim mengimbau masyarakat untuk tidak mengendurkan kewaspadaan mereka.

 

Pihak kepolisian meminta warga tetap selektif dalam mencerna informasi dan menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing agar tetap kondusif.

 

“Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada. Khususnya saat keluar pada malam hari, sebab tindakan kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja jika ada kesempatan,” pungkasnya.

 

Pihak Polres Ngawi juga meminta warga segera melaporkan ke Polsek terdekat atau melalui nomor layanan pengaduan kepolisian 110 jika menemui aktivitas mencurigakan atau orang asing yang gerak-geriknya mengindikasikan tindakan kriminalitas di wilayah mereka.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Unit Damkar Sumenep Diterjunkan, Kebakaran di Kerta Timur Berhasil Dipadamkan
Kepala Sekolah: Tegas Tanpa Otoriter. bukti kepemimpinan sehat yang tak lahir dari ketakutan.
Polres Lampung Tengah Kawal Pemusnahan Rokok Ilegal, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
PMK Polsek Seputih Banyak Jadi Ruang Warga Sampaikan Aspirasi
Kangean Jadi Perhatian Bappenas, Masa Depan Pembangunan Kepulauan Sumenep Dipetakan
Satreskrim Polresta Sumenep Ungkap Kasus Perkosaan dan Percabulan terhadap Anak Satu Tersangka Diamankan
Hari Pramuka ke-65, Wabup Sumenep Dorong Pramuka Turun Langsung Layani Masyarakat
Antrean Truk KMP HULALO di Kalianget Disorot, KSOP Diminta Tegakkan Mekanisme yang Transparan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:58 WIB

Dua Unit Damkar Sumenep Diterjunkan, Kebakaran di Kerta Timur Berhasil Dipadamkan

Kamis, 10 September 2026 - 21:49 WIB

Kepala Sekolah: Tegas Tanpa Otoriter. bukti kepemimpinan sehat yang tak lahir dari ketakutan.

Kamis, 10 September 2026 - 19:10 WIB

Polres Lampung Tengah Kawal Pemusnahan Rokok Ilegal, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Kamis, 10 September 2026 - 19:08 WIB

PMK Polsek Seputih Banyak Jadi Ruang Warga Sampaikan Aspirasi

Kamis, 10 September 2026 - 16:52 WIB

Kangean Jadi Perhatian Bappenas, Masa Depan Pembangunan Kepulauan Sumenep Dipetakan

Berita Terbaru

Nasional

PMK Polsek Seputih Banyak Jadi Ruang Warga Sampaikan Aspirasi

Kamis, 10 Sep 2026 - 19:08 WIB