Festival Mancing Kedatim 2026 Semarak, Dorong Wisata Mangrove dan Perkuat Ekonomi Masyarakat Pesisir

- Penulis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP Lintasmadura.id – Suasana pesisir Desa Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi, berubah menjadi pusat keramaian saat Festival Mancing Kedatim 2026 digelar di kawasan Wisata Mangrove Kedatim, Sabtu (30/05/2026). Ratusan peserta dari berbagai daerah memadati lokasi untuk mengikuti ajang yang menjadi bagian dari Calendar of Event (CoE) Kabupaten Sumenep 2026 tersebut.

 

Kegiatan yang memadukan olahraga, wisata, dan pemberdayaan masyarakat itu dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agus Sulistiyono, SH, MH, bersama Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi, S.Sos., M.Si, melalui seremoni memancing bersama di area mangrove.

 

Festival ini turut dihadiri sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, Forkopimka Saronggi, Pemerintah Desa Kebundadap Timur, tokoh masyarakat, komunitas pemancing, serta warga yang antusias menyaksikan jalannya perlombaan.

 

Dalam sambutannya, Agus Sulistiyono menegaskan bahwa Festival Mancing Kedatim tidak hanya bertujuan menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan potensi wisata bahari dan ekowisata yang dimiliki Kabupaten Sumenep.

 

Menurutnya, kawasan Mangrove Kedatim memiliki daya tarik yang besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan berbasis lingkungan. Keindahan alam yang masih terjaga menjadi modal penting dalam menarik minat wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah.

 

“Festival ini menjadi momentum untuk memperkenalkan pesona Mangrove Kedatim kepada masyarakat luas. Kami ingin wisata berbasis alam di Sumenep semakin dikenal dan mampu memberikan dampak positif bagi daerah,” ujar Agus.

 

Ia menambahkan, pengembangan sektor pariwisata harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong agar setiap kegiatan wisata dapat membuka peluang ekonomi bagi warga, khususnya pelaku UMKM dan masyarakat pesisir.

 

Selain sebagai destinasi wisata, kawasan mangrove juga memiliki fungsi ekologis yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir. Karena itu, pelestarian mangrove harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

 

“Keberhasilan pembangunan pariwisata tidak hanya diukur dari banyaknya wisatawan yang datang, tetapi juga dari sejauh mana lingkungan tetap terjaga dan masyarakat merasakan manfaatnya,” jelasnya.

 

Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari. Mereka bersaing dalam dua kategori lomba, yakni memancing di area tracking mangrove dan memancing menggunakan perahu. Penentuan juara dilakukan secara transparan berdasarkan berat total ikan hasil tangkapan masing-masing peserta.

 

Tak hanya menghadirkan keseruan perlombaan, festival ini juga memberikan efek ekonomi yang signifikan. Sejumlah pelaku UMKM memanfaatkan tingginya jumlah pengunjung dengan menjajakan aneka kuliner khas dan produk lokal yang mendapat sambutan positif dari masyarakat.

 

Ramainya pengunjung dan dukungan berbagai pihak menunjukkan bahwa Festival Mancing Kedatim telah berkembang menjadi salah satu agenda wisata yang dinanti masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah mempererat kebersamaan antara pemerintah, komunitas, dan warga dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata daerah.

 

Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap Festival Mancing Kedatim dapat terus berkembang dan menjadi ikon wisata tahunan yang mampu menarik lebih banyak wisatawan setiap tahunnya.

 

Dengan keindahan panorama mangrove, semangat pelestarian lingkungan, serta keterlibatan aktif masyarakat, Festival Mancing Kedatim 2026 menjadi bukti nyata komitmen Kabupaten Sumenep dalam mengembangkan pariwisata berbasis potensi lokal yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Unit Damkar Sumenep Diterjunkan, Kebakaran di Kerta Timur Berhasil Dipadamkan
Kepala Sekolah: Tegas Tanpa Otoriter. bukti kepemimpinan sehat yang tak lahir dari ketakutan.
Polres Lampung Tengah Kawal Pemusnahan Rokok Ilegal, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
PMK Polsek Seputih Banyak Jadi Ruang Warga Sampaikan Aspirasi
Kangean Jadi Perhatian Bappenas, Masa Depan Pembangunan Kepulauan Sumenep Dipetakan
Satreskrim Polresta Sumenep Ungkap Kasus Perkosaan dan Percabulan terhadap Anak Satu Tersangka Diamankan
Hari Pramuka ke-65, Wabup Sumenep Dorong Pramuka Turun Langsung Layani Masyarakat
Antrean Truk KMP HULALO di Kalianget Disorot, KSOP Diminta Tegakkan Mekanisme yang Transparan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:58 WIB

Dua Unit Damkar Sumenep Diterjunkan, Kebakaran di Kerta Timur Berhasil Dipadamkan

Kamis, 10 September 2026 - 21:49 WIB

Kepala Sekolah: Tegas Tanpa Otoriter. bukti kepemimpinan sehat yang tak lahir dari ketakutan.

Kamis, 10 September 2026 - 19:10 WIB

Polres Lampung Tengah Kawal Pemusnahan Rokok Ilegal, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Kamis, 10 September 2026 - 19:08 WIB

PMK Polsek Seputih Banyak Jadi Ruang Warga Sampaikan Aspirasi

Kamis, 10 September 2026 - 16:52 WIB

Kangean Jadi Perhatian Bappenas, Masa Depan Pembangunan Kepulauan Sumenep Dipetakan

Berita Terbaru

Nasional

PMK Polsek Seputih Banyak Jadi Ruang Warga Sampaikan Aspirasi

Kamis, 10 Sep 2026 - 19:08 WIB