SUMENEP Lintasmadura.id – Jembatan Garuda yang menghubungkan Dusun Nangger dan Dusun Tonggel, Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, segera dibangun kembali setelah sebelumnya roboh dan memutus akses utama warga.
Peninjauan lokasi pembangunan dilakukan langsung oleh Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada pada Selasa (26/5/2026). Kehadiran Dandim menjadi bentuk perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat pedesaan.
Jembatan berukuran panjang 5 meter dan lebar 3,2 meter tersebut selama ini menjadi jalur penting bagi aktivitas warga, terutama para petani yang setiap hari melintas untuk mengangkut hasil pertanian.
Rusaknya jembatan akibat usia bangunan membuat mobilitas masyarakat terganggu. Warga harus menggunakan jalur lain yang lebih jauh dan dinilai kurang aman untuk dilalui.
Dalam keterangannya, Letkol Inf Citra Persada menegaskan bahwa pembangunan jembatan harus segera dilaksanakan karena memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat.
“Jembatan ini sangat dibutuhkan warga. Jika akses kembali normal, aktivitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian juga akan lebih lancar,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur desa harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung perekonomian warga.
“Harapan kami pembangunan segera terealisasi agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Selain sebagai penghubung antar dusun, Jembatan Garuda juga menjadi akses menuju pembangunan KDKMP Desa Jambu yang saat ini tengah dipersiapkan.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Pgs Pasiter Kodim 0827/Sumenep Agung Muhaimin, Danramil 0827/05 Lenteng Chamim, Danramil 0827/23 Giligenting Junaefi sebagai tim konstruksi, serta anggota Babinsa Koramil 0827/05 Lenteng.
Warga berharap pembangunan jembatan bisa segera selesai sehingga akses transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat kembali berjalan normal.














