BANGKALAN, Lintasmadura.id – Seorang remaja berinisial E (15), warga Desa Bengtemoran, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, ditemukan meninggal dunia setelah diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan melompat dari sebuah tower pemancar ulang berketinggian sekitar 100 meter, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Korban diketahui merupakan putra dari pasangan H. Sujai dan Hj. Hamidah. Akibat terjatuh dari ketinggian, korban mengalami luka berat, terutama pada bagian kepala, dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan sejumlah warga, sebelum peristiwa tersebut korban diduga mengalami depresi. Warga juga menyebut korban kerap terlihat memanjat atau berada di atas atap rumah beberapa waktu terakhir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah seorang kerabat korban mengaku tidak menyangka peristiwa tragis itu akan terjadi.
“Korban memang sering naik ke atas atap rumah. Kami benar-benar tidak menyangka akhirnya terjadi musibah seperti ini,” ujarnya.
Setelah dievakuasi dari lokasi, jenazah korban dibawa ke Puskesmas Blega untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga berita ini ditulis, peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan Polsek Blega guna memastikan kronologi dan penyebab pasti kejadian.
aba












