Kebebasan Pers Harus Dilindungi Intimidasi Jurnalis Tak bisa Ditoleransi

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG Lintasmadura.id– Seorang jurnalis mengaku mengalami dugaan intimidasi saat menjalankan tugas peliputan di lokasi proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang dikelola HIPPA Barokah Indah di Dusun Paleh Tengah, Desa Karangnangger, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.

 

Peristiwa tersebut terjadi ketika jurnalis mendatangi lokasi proyek untuk meminta keterangan mengenai pelaksana pekerjaan sebagai bagian dari kegiatan peliputan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut keterangan jurnalis, saat menanyakan siapa pelaksana proyek, pertanyaannya tidak dijawab secara langsung. Ia mengaku justru mendapat respons yang dinilai bernada mengejek dari salah seorang pekerja dengan ucapan yang berkaitan dengan pengiriman batu. Setelah itu, jurnalis memilih untuk tidak menanggapi dan melanjutkan aktivitasnya.

 

Namun, beberapa saat kemudian, pekerja tersebut kembali melontarkan ucapan yang menurut jurnalis bersifat menyindir. Jurnalis mengaku kemudian menegur pekerja tersebut karena merasa tidak memiliki hubungan pribadi sebelumnya sehingga menganggap candaan tersebut tidak pantas.

 

Setelah mendapat teguran, situasi disebut memanas. Jurnalis mengaku mendapat perlakuan yang diduga bersifat arogan. Ia menyatakan ada upaya untuk melakukan pemukulan dan bahkan mengaku menerima ancaman pembunuhan dari seseorang yang disebut sebagai pelaksana proyek HIPPA Barokah Indah berinisial F

 

Atas kejadian tersebut, jurnalis menyayangkan dugaan tindakan intimidasi terhadap insan pers yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. Ia berharap persoalan tersebut dapat menjadi perhatian pihak terkait agar kebebasan pers sebagaimana dijamin dalam peraturan perundang-undangan tetap dihormati.

 

Hingga berita ini disusun, pihak pelaksana HIPPA Barokah Indah maupun pihak terkait belum memberikan keterangan atau tanggapan resmi mengenai dugaan intimidasi dan ancaman tersebut. Media masih berupaya menghubungi pihak yang bersangkutan guna memperoleh konfirmasi dan memberikan ruang hak jawab sesuai prinsip keberimbangan pemberitaan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Masalembu Berhasil Ungkap Kasus Percobaan Pencurian Sepeda Motor, Dua Pelaku Diamankan
Pererat Solidaritas, Insan Pers Sampang Gelar Ngopi Bareng di KF Lora Kopi
Sinergi Polres Ngawi Bersama Lintas Instansi Wujudkan Indonesia ASRI
Polres Gresik Gelar Piramida, Perkuat Sinergi Melalui “Ngopi Bareng Media”
Berbekal Informasi Warga, Polsek Sapeken Bongkar Peredaran Pil “Y”, Ratusan Butir Berhasil Disita
Tanaman Jagung di Siyar Tumbuh Baik, Bhabinkamtibmas Dukung Ketahanan Pangan Bersama Warga
Perkuat Hubungan dengan Kementan, Pemkab Sumenep Pacu Pengembangan Pertanian Berkelanjutan
Kapolresta Sumenep Perkuat Sinergi dengan Jurnalis dan Aktivis, Berkomitmen Tingkatkan Keterbukaan Informasi Publik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:46 WIB

Polsek Masalembu Berhasil Ungkap Kasus Percobaan Pencurian Sepeda Motor, Dua Pelaku Diamankan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:19 WIB

Pererat Solidaritas, Insan Pers Sampang Gelar Ngopi Bareng di KF Lora Kopi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:03 WIB

Sinergi Polres Ngawi Bersama Lintas Instansi Wujudkan Indonesia ASRI

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:01 WIB

Polres Gresik Gelar Piramida, Perkuat Sinergi Melalui “Ngopi Bareng Media”

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:00 WIB

Berbekal Informasi Warga, Polsek Sapeken Bongkar Peredaran Pil “Y”, Ratusan Butir Berhasil Disita

Berita Terbaru