Sumenep lintasmadura.id– Polres Sumenep menggelar Apel Persiapan Pengamanan kegiatan Pengesahan Warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kabupaten Sumenep, Sabtu (20/6/2026) di Gedung Korpri, Jalan Dr. Cipto, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep.
Apel yang berlangsung mulai pukul 14.15 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., dan diikuti sekitar 48 personel yang terlibat dalam pengamanan kegiatan pengesahan warga PSHT.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Sumenep Haris Darma Sucipto, S.H., S.I.K., para Pejabat Utama (PJU) Polres Sumenep, Ketua PSHT Kabupaten Sumenep Abd. Razak, personel pengamanan, serta 10 orang Pamter Cabang Sumenep.
Dalam arahannya, Kapolres Sumenep menegaskan bahwa pengamanan kegiatan pengesahan warga PSHT merupakan prioritas untuk mewujudkan situasi yang aman dan kondusif. Menurutnya, kegiatan tersebut telah direncanakan sejak lama sehingga seluruh personel harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing.
“Kegiatan pengesahan PSHT ini merupakan agenda tahunan yang harus kita amankan secara maksimal. Mulai tanggal 16 hingga 27 Juni 2026, kita siaga penuh untuk mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan maupun gesekan yang dapat terjadi,” tegas AKBP Anang Hardiyanto.
Kapolres juga menginstruksikan kepada seluruh perwira pengendali dan personel di lapangan agar melaksanakan tugas sesuai rencana pengamanan yang telah disusun oleh Bagian Operasi. Selain itu, koordinasi dengan pihak PSHT terus dilakukan untuk melakukan penyaringan peserta dan mengidentifikasi warga yang benar-benar mengikuti kegiatan guna meminimalkan potensi kerawanan.
Lebih lanjut, Kapolres meminta seluruh personel memberikan perhatian khusus terhadap titik-titik rawan, baik saat kedatangan maupun kepulangan peserta, termasuk potensi konflik yang dapat terjadi di jalur menuju lokasi kegiatan.
Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Sumenep menyampaikan langkah-langkah antisipatif yang akan dilakukan selama pengamanan berlangsung. Di antaranya tindakan tegas terhadap penggunaan knalpot brong yang berpotensi mengganggu ketertiban umum serta pengaturan mobilisasi massa agar tidak terjadi penumpukan peserta di titik-titik tertentu.
Selain itu, personel pengamanan juga diinstruksikan untuk melakukan penguraian apabila terdapat konvoi saat peserta kembali ke daerah masing-masing, guna mencegah terjadinya gesekan maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Melalui apel persiapan ini, Polres Sumenep berkomitmen memberikan pengamanan secara optimal demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan Pengesahan Warga PSHT Kabupaten Sumenep berlangsung aman, tertib, dan kondusif.














