SUMENEP Lintasmadura.id– Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mendukung pengembangan bakat dan prestasi olahraga di kalangan pelajar kembali dibuktikan melalui keikutsertaan kontingen terbaik pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Jawa Timur 2026.
Melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, puluhan atlet pelajar dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) resmi dipersiapkan untuk bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Mereka merupakan siswa-siswi pilihan yang telah lolos proses seleksi dan pembinaan secara bertahap di tingkat kabupaten.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Iksan, S.Pd., M.T., mengatakan bahwa pengiriman kontingen ke O2SN menjadi bagian dari strategi pembinaan olahraga pelajar yang selama ini terus diperkuat oleh pemerintah daerah.
“Para atlet yang diberangkatkan merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Sumenep yang telah melalui tahapan seleksi. Dari jenjang SD terdapat sekitar 10 atlet beserta 10 pembina, sementara dari jenjang SMP sebanyak 8 atlet. Jika digabung dengan official dan pendamping, total kontingen yang berangkat hampir mencapai 50 orang,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).
Menurutnya, O2SN bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengasah kemampuan, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengembangkan karakter positif melalui olahraga.
Dalam kompetisi tersebut, kontingen Kabupaten Sumenep akan ambil bagian pada seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan, termasuk bulu tangkis, pencak silat, dan sejumlah cabang lainnya. Keikutsertaan penuh itu menunjukkan keseriusan daerah dalam memberikan kesempatan kepada pelajar untuk tampil dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
“Kami ingin memberikan ruang yang luas bagi peserta didik untuk menyalurkan bakat dan potensinya. Harapannya, atlet-atlet Sumenep mampu menunjukkan performa terbaik dan bersaing secara kompetitif di tingkat provinsi,” jelasnya.
Ajang O2SN Jawa Timur 2026 yang berlangsung mulai 1 Juni hingga 10 Juli mendatang akan menjadi arena persaingan para atlet pelajar terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur. Selain memperebutkan gelar juara, para peserta juga berkesempatan melangkah ke tingkat nasional.
Bagi Kabupaten Sumenep, keikutsertaan dalam O2SN menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan olahraga yang telah dilakukan sekolah, pelatih, dan pemerintah daerah selama ini. Lebih dari sekadar mengejar medali, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu membentuk generasi muda yang tangguh, disiplin, serta memiliki jiwa sportivitas yang tinggi.
Moh. Iksan menegaskan, pihaknya menargetkan hasil terbaik dalam ajang tersebut dan berharap seluruh atlet dapat membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Sumenep.
“Kami tentu berharap atlet-atlet Sumenep mampu meraih hasil maksimal dan mengukir prestasi di setiap cabang olahraga yang diikuti. Yang terpenting, mereka dapat membawa nama baik daerah dan menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus berprestasi,” tegasnya.
Melalui O2SN, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep tidak hanya berupaya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kerja keras, disiplin, tanggung jawab, dan semangat pantang menyerah kepada generasi muda sebagai bekal menghadapi masa depan.












