Soekarno Fun Run 2026 Jadi Pesta Rakyat, Ribuan Peserta Ramaikan UMKM Lokal di Sumenep

- Penulis

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP Lintasmadura.id– Gelaran Soekarno Fun Run 2026 tak sekadar menjadi ajang olahraga massal, tetapi juga menjelma sebagai pesta rakyat yang mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Ribuan peserta memadati lokasi kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Sumenep, Minggu (14/6/2026), dengan semangat kebersamaan yang kental.

Mengusung tema “Semangat Bung Karno, Semangat Olahraga, Semangat Indonesia”, acara ini berhasil memadukan gaya hidup sehat dengan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari, saat peserta mulai memenuhi area start hingga kawasan bazar yang dipenuhi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Lebih dari 100 pelaku UMKM lokal ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Beragam produk unggulan, mulai dari kuliner khas Sumenep hingga produk kreatif masyarakat, menjadi daya tarik tersendiri bagi ribuan pengunjung yang hadir.

Untuk semakin mendorong transaksi di lapak-lapak UMKM, panitia membagikan voucher belanja senilai Rp15 ribu kepada peserta. Kebijakan ini terbukti efektif meningkatkan aktivitas ekonomi di lokasi acara sekaligus memberikan keuntungan bagi para pelaku usaha yang terlibat.

Ketua Panitia Soekarno Fun Run 2026, Herman Felani, mengatakan konsep kegiatan sengaja dirancang agar manfaatnya tidak hanya dirasakan peserta, tetapi juga masyarakat luas, khususnya para pelaku UMKM.

“Sejak awal kami ingin kegiatan ini memberikan dampak yang lebih luas. Selain menjadi sarana olahraga dan rekreasi masyarakat, kami juga ingin menghadirkan manfaat ekonomi bagi para pelaku UMKM lokal,” ujarnya.

Menurut Herman, sinergi antara olahraga dan ekonomi kerakyatan menjadi kekuatan utama dalam penyelenggaraan Soekarno Fun Run tahun ini. Dengan hadirnya ribuan peserta dari berbagai wilayah, pelaku UMKM mendapatkan kesempatan memperluas jaringan pasar sekaligus memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang lebih luas.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai elemen masyarakat serta dukungan sponsor yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah.

“Acara ini terlaksana berkat semangat gotong royong dan dukungan sponsor. Tidak ada penggunaan anggaran APBD. Ini menunjukkan bahwa kolaborasi masyarakat mampu menghadirkan kegiatan besar yang memberikan manfaat nyata,” tegasnya.

Selain menjadi sarana olahraga, Soekarno Fun Run juga menjadi ruang interaksi sosial yang mempererat hubungan antarmasyarakat. Suasana penuh keakraban terlihat di sepanjang kegiatan, mulai dari lintasan lari hingga area bazar UMKM.

Salah satu peserta, Fakhrie Zhafran Khairie asal Desa Pamolokan, mengaku mengapresiasi konsep acara yang dinilai berbeda dari event olahraga pada umumnya.

Menurutnya, keberadaan ratusan pelaku UMKM dan program voucher belanja menjadi langkah konkret dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Biasanya event lari hanya fokus pada olahraga. Di sini peserta juga diajak berkontribusi langsung terhadap UMKM. Banyak produk lokal yang akhirnya dikenal dan dibeli masyarakat,” katanya.

Fakhrie menilai konsep tersebut layak dipertahankan dan dikembangkan pada penyelenggaraan berikutnya karena mampu memberikan manfaat ganda, baik bagi kesehatan masyarakat maupun pertumbuhan ekonomi lokal.

Ia berharap Soekarno Fun Run dapat menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan mampu menarik lebih banyak peserta dari berbagai daerah.

“Ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang kebersamaan dan bagaimana masyarakat bisa saling mendukung untuk memajukan ekonomi daerah. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi kebanggaan Sumenep

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lintasmadura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bertahun-tahun Tambal Sulam, Kondisi Jalan Sumenep-Kalianget Kembali Dipertanyakan
Dua Maling Motor yang Masih se Darah di Burneh, Diamankan Satreskrim Polres Bangkalan
Polemik Lahan 105 Pinggirpapas Kembali Memanas, Kuasa Hukum: “Itikad Kami Bukan Omong Kosong!”
Kapolresta Sumenep Pimpin Upacara Serentak di Sekolah, Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Pelajar
DUGAAN TAMBANG GALIAN C ILEGAL DI WILAYAH WRINGINANOM GRESIK
Kantor SAR Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Dan Puluhan Personil Dukung Operasi SAR KMP Virgi Tranportasi 8
Bappeda Sumenep Kawal Transformasi Energi di Kepulauan, Gili Raja dan Kangean Jadi Sorotan
Bhabinkamtibmas Jadi Ujung Tombak Polri, Dekatkan Diri dengan Pelajar Lewat Upacara Bendera
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 20:51 WIB

Bertahun-tahun Tambal Sulam, Kondisi Jalan Sumenep-Kalianget Kembali Dipertanyakan

Senin, 14 September 2026 - 20:14 WIB

Dua Maling Motor yang Masih se Darah di Burneh, Diamankan Satreskrim Polres Bangkalan

Senin, 14 September 2026 - 19:32 WIB

Polemik Lahan 105 Pinggirpapas Kembali Memanas, Kuasa Hukum: “Itikad Kami Bukan Omong Kosong!”

Senin, 14 September 2026 - 14:36 WIB

Kapolresta Sumenep Pimpin Upacara Serentak di Sekolah, Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Pelajar

Senin, 14 September 2026 - 14:03 WIB

DUGAAN TAMBANG GALIAN C ILEGAL DI WILAYAH WRINGINANOM GRESIK

Berita Terbaru

Nasional

DUGAAN TAMBANG GALIAN C ILEGAL DI WILAYAH WRINGINANOM GRESIK

Senin, 14 Sep 2026 - 14:03 WIB