BLITAR Lintasmadura.id– Rencana penyelenggaraan kontes ayam Bangkok dengan hadiah bernilai fantastis di wilayah Jati Lengger pada Minggu (14/6/2026) menjadi perbincangan dan sorotan warga. Kegiatan yang menawarkan hadiah berupa sapi, sepeda listrik, kambing, serta uang tunai jutaan rupiah itu memunculkan dugaan adanya indikasi praktik perjudian yang berkedok perlombaan.
Kekhawatiran masyarakat muncul setelah poster kegiatan tersebut beredar luas melalui media sosial dan aplikasi pesan singkat. Besarnya hadiah yang ditawarkan dinilai tidak lazim untuk sebuah kontes ayam biasa sehingga memunculkan berbagai pertanyaan di kalangan warga.
Salah seorang warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan dan disebut dengan inisial CM mengaku masyarakat mulai mempertanyakan kejelasan penyelenggaraan kegiatan tersebut, termasuk aspek perizinan dan sumber pendanaan hadiah.
“Kami tidak ingin menuduh tanpa dasar. Namun masyarakat berhak mempertanyakan karena hadiah yang ditawarkan sangat besar. Kondisi ini menimbulkan dugaan dan kecurigaan sehingga perlu ada pengawasan dari aparat agar semuanya jelas,” ujar CM, Sabtu (13/6/2026).
Menurutnya, transparansi dari pihak penyelenggara sangat diperlukan untuk menghindari berkembangnya berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Ia berharap aparat berwenang melakukan pengecekan sebelum acara digelar.
“Kalau memang kegiatan ini murni kontes dan sesuai aturan, tentu tidak ada masalah. Tetapi jika ditemukan adanya unsur perjudian atau pelanggaran hukum lainnya, maka harus ditindak sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
Selain menyoroti besarnya hadiah, warga juga mengkhawatirkan potensi membludaknya peserta maupun pengunjung dari berbagai daerah. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menimbulkan persoalan ketertiban dan keamanan lingkungan apabila tidak diawasi dengan baik.
Masyarakat berharap aparat kepolisian bersama instansi terkait segera melakukan klarifikasi serta pemeriksaan terhadap kegiatan tersebut. Langkah itu dinilai penting untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan keresahan di tengah warga.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak penyelenggara mengenai mekanisme perlombaan, sumber hadiah, maupun perizinan kegiatan. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada penyelenggara dan pihak berwenang guna memperoleh informasi yang berimbang serta memastikan fakta di balik dugaan yang berkembang di masyarakat.














